Teknologi Pengenalan Wajah Dipakai untuk Mengindentifikasi Panda Liar di China

TrubusLife
Diah Fauziah
19 Mei 2019   12:00 WIB

Komentar
Teknologi Pengenalan Wajah Dipakai untuk Mengindentifikasi Panda Liar di China

Panda raksasa. (Pixabay/ PredragKezic)

Trubus.id -- China telah mengembangkan aplikasi yang memungkinkan pelestari lingkungan untuk mengidentifikasi panda liar dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah.

Maka dari itu, para peneliti di China telah membuat databese untuk 120.000 gambar dan 10.000 video tentang panda. Database dibuat agar peneliti bisa mengidentifikasi panda dengan benar.

Baca Lainnya : Panda Tertua di Dunia Mati Umur 37

"Database di aplikasi tersebut akan membantu kami mengumpulkan informasi yang lebih tepat dan menyeluruh tentang populasi, distribusi, usia, rasio gender, kelahiran serta kematian panda liar yang tinggal di pegunungan dan sulit dilacak," kata Chen Peng, peneliti di Pusat Penelitian dan Konservasi Tiongkok untuk Panda Raksasa, mengatakan kepada kantor berita Xinhua, Jumat (17/5).

Panda raksasa memiliki tingkat reproduksi yang sangat rendah. Selain itu, berkurangnya habitat asli mereka di alam menjadi faktor utawa hewan ini masuk dalam kategori daftar spesies terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Menurut Xinhua, hingga November 2018, ada 548 ekor panda raksasa berada di penangkaran. [DF]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Jangan Sepele, Begini Caranya Agar Kita Tidak Kekurangan Vitamin C

Health & Beauty   14 Des 2019 - 23:51 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: