Setelah 60 Tahun, Misteri Bulan Punya Mantel Terpecahkan Juga

TrubusLife
Diah Fauziah
16 Mei 2019   21:30 WIB

Komentar
Setelah 60 Tahun, Misteri Bulan Punya Mantel Terpecahkan Juga

Bulan. (NASA Scientific Visualization Studio)

Trubus.id -- Sejak lama, para ilmuwan telah menduga bahwa bulan memiliki mantel di bawah keraknya, sama seperti Bumi. Namun, selama 60 tahun terakhir penjelajahan bulan, termasuk Apollo, tidak memberikan bukti kuat.

"Sekarang, kita memiliki bukti kuat bahwa bulan memiliki mantel di bawah keraknya," kata profesor Li Chunlai, wakil direktur the National Astronomical Observatory of China.

Baca Lainnya : China Luncurkan Bulan Buatan, Apa Dampaknya untuk Hewan dan Astronomi?

Li merupakan ilmuwan terkenal yang menempatkan Yutu atau Jade Rabbit di bulan saat melakukan misi Chang'e 4.

Di misi pertamanya pada 3 Januari lalu, Yutu menemukan olivin, mineral hijau yang dikristalisasi. Biasanya, olivin ditemukan di bawah tanah dalam sampel permukaan yang dikumpulkan di dekat lokasi pendaratannya.

Baca Lainnya : Mengungkap Misteri Lunar Gateway, Pesawat Antariksa yang Bisa Mendarat di Bulan

"Setelah dianalisis lebih lanjut, olivin tersebut berasal dari kawah berdiamater 72 kilometer dari lokasi pendaratan Yutu," jelasnya.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Kiprah 3 Srikandi Berkarya Bagi Negeri di Masa Pandemi

Selebrity   07 Agu 2020 - 14:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: