Sandrina Malakiano Kumpulkan Para Seniman, Bahas Sampah Plastik dan Jaga Lingkungan

TrubusLife
Syahroni | Followers 0
11 Mei 2019   10:00

Komentar
Sandrina Malakiano Kumpulkan Para Seniman, Bahas Sampah Plastik dan Jaga Lingkungan

Sandrina Malakiano, rekan-rekan seniman, dan para tokoh gelar diskusi bertajuk 'Aku Cinta Bumi', Rabu (8/5) lalu. (Doc/ Liputan6)

Trubus.id -- Sampah plastik sudah menjadi tanggung jawab semua manusia. Bagaimana tidak, bahaya yang ditimbulkan sampah plastik bisa mengintai semua mahluk yang ada di bumi ini. 

Untuk itu, peran serta semua pihak diharapkan untuk mengatasi masalah ini. Hal yang sama juga kini tengah dilakukan artis Sandrina Malakiano. Dengan menggandeng tokoh dan rekan seniman, ia lantang menyuarakan bahaya sampah plastik dan upaya untuk menjaga lingkungan.

Aksi ini sendiri dimulai dengan pertemuan yang digelar di Abuella HQ, BSD City, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (8/5) lalu. Turut hadir dalam pertemuan itu, Robi 'Navicula', Nuggie, Endah n Ressa, hingga Melani Soebono.

Sandrina Malakiano sendiri merupakan penggagas kegiatan yang diberinama 'Aku Cinta Bumi' itu. Ia memaparkan, sengaja mengumpulkan para musisi, penggiat lingkungan dan juga tokoh masyarakat, agar berdiskusi secara bersama membahas bahaya plastik dan bagaimana hidup tanpa plastik.

"Menurut sumber, Indonesia penghasil sampah plastik yang dibuang ke laut terbesar nomor 2. Belum lagi di Hawai yang sudah sangat memprihatinkan, serta banyaknya hewan laut yang terluka atau terkontaminasi akibat sampah plastik," katanya dalam diskusi tersebut.

Belum lagi hasil penelitian lain yang menyebut di dalam kotoran manusia juga mengandung plastik. Penyebabnya, sumber lauk yang kita makan, termasuk dari laut, sudah terkontaminasi oleh sampah plastik tersebut. Untuk itu manusia harus mengurangi penggunaan plastik dalam kesehariannya mulai dari sekarang. 

"Biasakan diri, dari diri sendiri untuk tidak menggunakan plastik untuk barang belanjaan, sedotan plastik, gelas plastik, itu mulai dari diri dan tularkan kepada keluarga," ujar Sandrina dilansir dari Liputan6.com, Jumat (10/5).

Sandrina menyatakan, merawat bumi menjadi tanggung jawab setiap orang tanpa saling menunggu. Merawat bumi sepatutnya dikerjakan oleh siapapun, seterbatas apapun kemampuannya dan sesempit apapun wilayah aktivitas yang bisa dijangkaunya.

"Merawat bumi sejatinya adalah gerakan-gerakan kecil yang karena dilakukan oleh banyak pihak maka kemudian menjadi kerja besar. Merawat bumi adalah ikhtiar-ikhtiar kecil yang dikolosalkan sehingga menjadi kerja bersama yang meraksasa," katanya.

Ia mengatakan meski hanya sebuah kampanye kecil, hal itu tetap dilaksanakannya sebagai wujud komitmen. Saat ini, Indonesia banyak berdiri lembaga konservasi dan urbanity komunitas lingkungan, namun mereka bergerak sendiri. Bila semua berkomitmen untuk lingkungan, memerangi sampah, maka bersatulah untuk bersama melakukan hal tersebut. [RN]
 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 11 Mei 2019 - 10:18

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 WA : +85581511017

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: