Bagaimana Puasa Memengaruhi Tubuh?

TrubusLife
Diah Fauziah
08 Mei 2019   13:00 WIB

Komentar
Bagaimana Puasa Memengaruhi Tubuh?

Ilustrasi. (9Coach - Nine)

Trubus.id -- Saat menjalankan ibadah puasa, tidak ada makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang. Maka, tubuh menggunakan cadangan karbohidratnya (yang disimpan di hati dan otot) serta lemak untuk memberikan energi setelah kalori dari makanan yang dikonsumsi pada malam hari telah habis.

Lantas, bagaimana puasa memengaruhi tubuh seseorang?

Tubuh tidak dapat menyimpan air dan ginjal menghemat air sebanyak mungkin dengan mengurangi jumlah yang hilang dalam urine. Namun, tubuh tidak bisa menghindari kehilangan air ketika seseorang buang air kecil, melalui kulit dan ketika bernapas atau saat berkeringat.

Baca Lainnya : Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa, Waspadai Bahayanya Bagi Kesehatan

Kebanyakan, orang yang menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan akan mengalami dehidrasi ringan. Bisa menyebabkan sakit kepala, kelelahan dan kesulitan berkonsentrasi. Namun, penelitian menunjukkan jika kondisi ini tidak berbahaya bagi kesehatan. Asalkan, mengonsumsi cukup cairan setelah berbuka puasa untuk menggantikan yang hilang di siang hari.

Baca Lainnya : Cara Mudah agar Gigi dan Mulut Tetap Sehat di Bulan Puasa

Namun, jika Trubus Mania tidak dapat berdiri karena pusing atau mengalami disorientasi, batalkan puasa dan segera minum air putih dalam jumlah sedang. Idealnya dengan gula dan garam. Bisa juga minuman manis atau larutan rehidrasi.

"Bagi mereka yang terbiasa mengkonsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi di siang hari, kekurangan kafein menjalankan puasa bisa menyebabkan sakit kepala dan kelelahan. Ini karena, tubuh menyesuaikan diri tanpa kafein di siang hari," kata pernyataan dari British Nutrition Foundation.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: