Daun Tembakau Ternyata Mampu Mengobati Diabetes dan Radang Sendi

TrubusLife
Karmin Winarta
28 Feb 2019   13:49 WIB

Komentar
Daun Tembakau Ternyata Mampu Mengobati Diabetes dan Radang Sendi

Daun tembakau (Pixabay)

Trubus.id -- Tanaman tembakau selama ini kita kenal sebagai bahan rokok saja. Namun penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan. Sebuah tim dari University of Western Ontario dan Lawson Health Research Institute di Kanada mengatakan, tembakau dapat digunakan untuk menghasilkan protein anti-inflamasi yang berpotensi kuat untuk mengobati kondisi seperti diabetes tipe-2, stroke, demensia dan radang sendi.

Menurut mereka tanaman ini selain lebih efektif, harganya terjangkau. Tim ini menggunakan tembakau untuk menghasilkan sejumlah besar protein manusia yang disebut Interleukin 37, atau IL-37,  yang diproduksi secara alami di ginjal manusia dalam jumlah yang sangat kecil.

"Protein ini adalah regulator utama peradangan dalam tubuh, dan telah ditunjukkan dalam model pra-klinis agar efektif dalam mengobati sejumlah besar penyakit inflamasi dan autoimun," kata Tony Jevnikar, Profesor di Western.

"Ginjal manusia menghasilkan IL-37, tetapi hampir tidak cukup untuk mengatasi cedera peradangan, tambahnya"

Timesnownews.com menulis, soal IL-37 ini, para peneliti telah menguji coba pada hewan, yang terbukti tidak mampu memproduksi dalam jumlah besar. Saat ini IL 37 dibuat dalam jumlah yang sangat kecil menggunakan bakteri E. coli dengan biaya yang sangat tinggi.

Di sinilah peran tanaman tembakau dalam membuka jalan untuk memberikan perawatan yang efektif dan terjangkau, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Plant Cell Reports.

"Pabrik menawarkan potensi untuk memproduksi obat-obatan dengan cara yang jauh lebih terjangkau daripada metode saat ini," kata Shengwu Ma, seorang ilmuwan di Lawson.

 Tim saat ini sedang menyelidiki efek IL-37 dalam  mencegah cedera organ selama transplantasi. Ketika suatu organ dikeluarkan untuk transplantasi dan kemudian ditransfer ke penerima, peradangan terjadi ketika aliran darah dikembalikan ke organ.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: