FAO: Pasokan Pangan Dunia Terancam karena Menurunnya Keanekaragaman Hayati

TrubusLife
Diah Fauziah
22 Feb 2019   13:00 WIB

Komentar
FAO: Pasokan Pangan Dunia Terancam karena Menurunnya Keanekaragaman Hayati

Ilustrasi. (1Zoom)

Trubus.id -- Berkurangnya keanekaragaman hayati di seluruh dunia berakibat pada produksi pangan dunia yang terancam, menurut FAO, Jumat (22/2).

Dalam laporannya, badan pangan PBB ini mengungkapkan jika ada banyak bukti bahwa keanekaragaman hayati, penopang sistem pangan semua manusia, mengalami penurunan. Akibatnya, produksi makanan dan lingkungan berada di bawah ancaman parah.

Baca Lainnya : Polusi Udara Bisa Menyebabkan Krisis Pangan?

"Setelah hilang, semua spesies tanaman, hewan dan mikro organisme yang sangat penting bagi sistem pangan manusia, tidak dapat dipulihkan," begitu pesan FAO.

Keanekaragaman hayati memungkinkan sistem pertanian menjadi lebih tahan terhadap wabah penyakit dan hama. Serta bisa mengatasi dampak dari perubahan iklim. Laporan tersebut mengambil contoh penurunan dramatis dalam produksi makanan akibat hawar kentang di Irlandia pada tahun 1840-an dan hilangnya tanaman talas tropis di Samoa pada tahun 1990-an.

  5


500 Karakter

Artikel Terkait

Wabah Belalang yang Menyerang Afrika Sekarang Terjadi di Tiongkok

Plant & Nature   24 Feb 2020 - 11:20 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Makanan Wajib Saat Menderita Flu

Health & Beauty   22 Feb 2020 - 23:15 WIB
Bagikan: