Dua Pertiga Gletser di Himalaya Mencair pada Tahun 2100

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
09 Feb 2019   09:00

Komentar
Dua Pertiga Gletser di Himalaya Mencair pada Tahun 2100

Pegunungan Himalaya. (Imgur)

Studi terbaru mencatat bahwa peningkatan suhu global 1,5 derajat Celsius dapat menyebabkan kenaikan 2,1 derajat Celsius di wilayah Himalaya. Jika emisi terus berlanjut, atap dunia akan menghangat dengan suhu mencapai lima derajat Celsius.

"Penemuan bahwa sepertiga dari gletser Himalaya dapat mencair, menandakan potensi konsekuensi bencana bagi aliran sungai, polusi dan pengelolaan bahaya alam yang terkait dengan peristiwa ekstrem bagi lebih dari satu miliar orang," kata Jemma Wadham, profesor glasiologi di Universitas Bristol, Inggris.

Baca Lainnya : Mengerikan, Ada Kawah Sebesar Paris di Bawah Lapisan Es Greenland

Gletser Himalaya yang terbentuk sekitar 70 juta tahun lalu, sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Sejak 1970-an, wilayah ini mulai mencair, di mana salju kian berkurang drastis. Ketika gletser menyusut, ratusan danau gletser yang berisiko dapat menyebabkan banjir.

Data satelit menunjukkan bahwa jumlah danau di kawasan itu bertambah menjadi 4.260 dalam satu dekade, dari jumlah 3.350 pada tahun 1990.

Baca Lainnya : Gara-gara Ulah Manusia, Ini 7 Efek Pemanasan Global

"Bahaya yang muncul akibat perkembangan danau gletser serta permukaan batu dan es yang semakin tidak stabil, akan menjadi perhatian utama," kata Duncan Quincey, profesor di Universitas Leeds.

"Tanpa cadangan es di Pegunungan Himalaya, kekeringan akan lebih sering terjadi pada mereka yang tinggal di hilir," kata Hamish Pritchard, pakar dinamika es di Survei Antartika Inggris. [DF]


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Menilik Potensi Kekayaan Sumber Daya Laut Indonesia

Astri Sofyanti   Plant & Nature
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: