Dua Pertiga Gletser di Himalaya Mencair pada Tahun 2100

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
09 Feb 2019   09:00

Komentar
Dua Pertiga Gletser di Himalaya Mencair pada Tahun 2100

Pegunungan Himalaya. (Imgur)

Trubus.id -- Jika emisi global tidak berkurang tajam, para ilmuwan mengatakan bahwa dua pertiga gletser di Himalaya akan mencair pada tahun 2100. Bahkan, jika Paris Agreement yang membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius tercapai, sepertiga dari gletser akan tetap hilang, menurut the Hindu Kush Himalaya Assessment.

"Gletser di wilayah Hindu Kush Himalaya (HKH) merupakan sumber air bagi sekitar 250 juta orang di pegunungan serta 1,65 miliar lainnya di lembah-lembah sungai," kata laporan yang diterbitkan pada Senin (4/2).

Baca Lainnya : Menyeramkan, Lautan Memotong Gletser Es di Antartika

Gletser di Himalaya mengairi 10 sungai penting di dunia, termasuk Gangga, Indus, Kuning, Mekong dan Irrawaddy. Secara langsung dan tidak, memasok miliaran orang dengan makanan, energi, udara besih serta pendapatan. Jika gletser mencair, tidak hanya pendapatan seseorang yang berkurang, polusi udara akan memburuk dan mengakibatkan cuaca yang lebih ekstrem.

"Pemanasan global berada di jalur untuk mengubah puncak gunung yang dingin dan tertutup gletser. Bisa membuat delapan negara menjadi gundul dalam waktu kurang dari seabad," kata Philippus Wester dari ICIMOD dalam sebuah pernyataan.

Baca Lainnya : Meski Sedikit, Perubahan Tingkat Oksigen Berdampak Besar pada Kehidupan Laut

"Ini adalah krisis iklim yang belum kamu dengar," lanjutnya.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Darah Naga yang Kini Terancam Punah

Hernawan Nugroho   Plant & Nature
Bagikan: