Studi: Rokok Hingga Kurang Makan Buah Jadi Pemicu Utama Penyakit Kanker

TrubusLife
Astri Sofyanti | Followers 0
09 Feb 2019   07:00

Komentar
Studi: Rokok Hingga Kurang Makan Buah Jadi Pemicu Utama Penyakit Kanker

Ilustrasi berhenti merokok (Istimewa)

Trubus.id -- Kanker menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir lebih dari 84 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat kanker.

WHO mencatat bahwa hampir 80 persen kematian akibat kanker datang dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Bahkan, seperempat di antaranya terjadi sebelum usia 60 tahun.

Baru-baru ini sebuah penelitian terbaru di China menunjukkan bahwa seseorang yang menderita penyakit kanker laki-laki disebabkan karena merokok. Sementara pada perempuan kurangnya asupan buah menjadi pemicu utama penyakit kanker.

Baca Lainnya : Waspada, 5 Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Seksual Pria

Hasil penelitian yang dikutip dari jurnal internasional The Lancet di Jakarta, Jumat (8/2) menunjukkan, hampir separuh dari kematian akibat kanker di China dikarenakan 23 faktor risiko yang utamanya disebabkan konsumsi rokok aktif bagi laki-laki dan kurang asupan buah pada perempuan.

“Sebanyak 1.036.004 kematian akibat kanker atau 45,2 persen dari total kematian kanker di China tahun 2014 pada orang dengan usia di atas 20 tahun distribusikan pada 23 faktor risiko. Kelompok populasi yang distribusikan lebih banyak pada laki-laki (51,2 persen) dibanding perempuan (34,9 persen), dengan faktor risiko paling utama sebagai perokok aktif bagi laki-laki dan kurangnya asupan buah pada perempuan,” tulis hasil penelitian tersebut.

Penelitian yang baru dirilis pada 5 Februari 2019 ini menggunakan data penyakit kanker dewasa pada 2014 di 978 tingkat kabupaten pada 31 provinsi seluruh China.

Baca Lainnya : Media Sosial Mampu Cegah Remaja dari Bahaya Rokok dan Alkohol?

Kematian akibat kanker yang mendekati 2,21 juta orang pada 2017 di China, atau berkontribusi 24,85 persen total kematian di China, tersebut juga disebabkan oleh faktor risiko lain yakni terinfeksi virus hepatitis B, kelebihan berat badan, dan infeksi virus HPV.

Dalam penelitian itu diterangkan bahwa terkena paparan partikulat PM2,5 (partikel udara yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer), serta konsumsi alkohol turut memengaruhi terjangkit penyakit kanker.

Secara garis besar nasional jika diurutkan berdasar usia, faktor risiko kematian akibat kanker memuncak di rentang usia 35-54 tahun.

Baca Lainnya : Lilin Aroma Berbasis Parafin Bisa Sebabkan Kanker dan Asma?

Salah satu faktor yang paling mempengaruhi yakni pola hidup tidak sehat seperti merokok, infeksi virus, pola makan yang bisa berakibat pada kegemukan dan diabetes, serta faktor lingkungan seperti paparan polusi.

Sebagai informasi, jumlah populasi kematian akibat kanker yang berkaitan dengan faktor risiko yang sebenarnya dapat dicegah di China hampir menyerupai negara Jepang dengan 46,2 persen dan Amerika 45,1 persen. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Setop Hitung Kalori Saat Berdiet

Thomas Aquinus   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: