10 Kadal Lidah Biru Disita dari Bagasi Penumpang di Bandara Sydney

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
07 Feb 2019   18:00

Komentar
10 Kadal Lidah Biru Disita dari Bagasi Penumpang di Bandara Sydney

Kadal lidah biru yang disita petugas di Bandara Sydney, Australia. (Australian Border Force)

Trubus.id -- Sepuluh kadal asli Australia, shingleback atau lidah biru, disita di Bandara Sydney dari bagasi penumpang pada Selasa (5/2) menurut pernyataan the Australian Border Force.

Reptil bernama ilmiah Tiliqua rugosa itu disembunyikan dalam dua nampan yang ditutupi kertas tisu dan pita plastik. Pemiliknya ialah pria warga negara Jepang berusia 46 tahun.

"Hewan itu ditemukan saat kami melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang," kata Inspektur John Fleming, petugas.

Baca Lainnya : Ternyata, Respon Kadal Pada Warna Baju Berbeda Loh

Saat ditangkap, John mengatakan jika pria tersebut dalam perjalanan pulang ke Jepang setelah berlibur di Australia.

"Ia didakwa dengan tuduhan mengekspor spesimen asli yang telah diatur undang-undang. Hukuman maksimum untuk pelanggaran ini adalah 10 tahun penjara atau denda Australian dolar 210.000. Bisa juga keduanya, di penjara dan didenda," kata John.

Kadal lidah biru alias shingleback merupakan reptil asli Australia yang dilindungi. Foto: Australian Border Force.

Saat ini, kadal unik tersebut diserahkan ke Rumah Sakit Margasatwa Kebun Binatang Taronga untuk dirawat. Di Australia, kadal merupakan spesies dilindungi. Sering menjadi sasaran penyelundupan satwa liar karena tanda unik mereka yang dapat menarik harga mahal di beberapa pasar luar negeri.

Baca Lainnya : Ampuhnya Racun Kadal Untuk Penggumpalan Darah

"Kadal ini adalah hewan yang cantik. Jelas, mengapa mereka menarik bagi penyelundup satwa liar," ucap John.

Ia melanjutkan, "Para penjahat yang terlibat dalam perdagangan satwa liar ini tidak begitu memedulikan kesejahteraan hewan, itulah sebabnya, petugas kami bekerja keras untuk menghentikan perdagangan yang sangat kejam ini." [DF]


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Dalam Beberapa Dekade, Serangga Akan Punah

Diah Fauziah   Pet & Animal
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: