Selidiki Asal-usul Tata Surya, Robot Hayabusa2 Mendarat di Asteroid pada 22 Februari

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
07 Feb 2019   16:00

Komentar
Selidiki Asal-usul Tata Surya, Robot Hayabusa2  Mendarat di Asteroid pada 22 Februari

Hayabusa2. (The New York Times)

Trubus.id -- Untuk menjelaskan asal usul tata surya, Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang, JAXA, melakukan penyelidikan dengan memeriksa asteroid. Diperkirakan, Hayabusa2 akan mendarat di asteroid Ryugu pada Jumat (22/2) pukul 8 pagi waktu setempat.

"Bagaimana kami mendarat dan juga titik pendaratan akan dikonfirmasi setelah ada keputusan. Kami ingin melakukan yang terbaik, tanpa membuat kesalahan," kata Yuichi Tsuda, manager JAXA kepada wartawan, Rabu (6/2).

Baca Lainnya : Penelitian Ungkap Asteroid Pemusnah Dinosaurus Sebabkan Tsunami Terbesar dalam Sejarah

Pengumuman muncul setelah JAXA menunda pendaratan di asteroid selama beberapa bulan karena membutuhkan lebih banyak waktu. Data terbaru menunjukkan permukaan asteroid lebih kasar dari yang diharapkan.

Oktober lalu, JAXA berhasil mendaratkan MASCOT, Mobile Asteroid Surface Scout, robot pengamatan dengan berat 10 kilogram. Dilengkapi dengan sensor, MASCOT dapat mengambil gambar pada berbagai panjang gelombang, menyelidiki mineral dengan mikroskop, mengukur suhu permukaan dan mengukur medan magnet.

Baca Lainnya : Rabu Besok, Asteroid 2016 NF23 Mendekati Bumi

Hayabusa2 seukuran kulkas besar. Dilengkapi dengan panel surya, merupakan penerus penjelajah asteroid pertama JAXA, Hayabusa, yang merupakan bahasa Jepang untuk elang.

Misi Hayabusa2 yang menelan biaya sekitar 30 miliar yen, diluncurkan pada Desember 2014. Menurut rencana, Hayabusa2 akan kembali ke Bumi dengan sampelnya pada tahun 2020.

Dengan mengumpulkan sampel, para ilmuwan berharap untuk menjawab beberapa pertanyaan mendasar tentang kehidupan dan alam semesta, termasuk apakah unsur-unsur dari ruang angkasa membantu memunculkan kehidupan di Bumi. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Percepat Rencana, NASA Segera Kembali ke Bulan

Diah Fauziah   Plant & Nature
Bagikan:          
Bagikan: