Sonar Dapat Memicu Perilaku Bunuh Diri Paus

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
31 Jan 2019   22:30

Komentar
Sonar Dapat Memicu Perilaku Bunuh Diri Paus

Paus terdampar di pantai. (AFP)

Trubus.id -- Sejak lama, para ilmuwan telah mengetahui bahwa paus berparuh, mati dalam penderitaan, terdampar di pantai, setelah terpapar sonar laut. Dan sekarang, mereka tahu mengapa mamalia bernama ilmiah Hyperoodontidae itu mengalami penyakit dekompresi seperti para penyelam.

Rabu (29/1) kemarin, sebanyak 21 ahli memberikan penjelasan ilmiah dalam jurnal Royal Society Proceedings. Dikatakan peneliti, jutaan tahun evolusi telah mengubah paus menjadi 'mesin selam' yang dikalibrasi sempurna karena mereka harus mencari makanan di kedalaman yang gelap, beberapa kilometer di bawah permukaan laut selama berjam-jam.

Baca Lainnya : Seperti Manusia, Paus Pilot Juga Punya Aksen dan Dialek yang Berbeda-beda

Akibatnya, detak jantung melambat. Aliran darah dibatasi dan oksigen dipertahankan. Lantas, bagaimana paus berparuh, 'penyelam' laut dalam paling sempurna, mati dengan gelombung nitrogen meracuni urat nadinya, seperti penyelam pemula yang terlalu cepat naik ke permukaan?

Jawaban singkatnya ialah, karena paus menjadi sangat takut dengan suara sonar yang didengarnya.

Baca Lainnya : Lagi, 51 Paus Pilot Ditemukan Mati di Selandia Baru

"Di hadapan sonar, mereka harus berenang cepat untuk menjauhi sumber suara, mengubah pola menyelam mereka," kata Yara Bernaldo de Quiros, peneliti di Institut Kesehatan Hewan di Universitas Las Palmas de Gran Canaria, Spanyol, kepada AFP.

"Respons stres, dengan kata lain, mengesampingkan respons menyelam, membuat hewan mengakumulasi nitrogen. Ini seperti suntikan adrenalin," tambahnya.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: