Polusi Udara Kian Buruk, Pemerintah Thailand Libatkan Militer dan Batasi Penggunaan Kendaraan

TrubusLife
Diah Fauziah
31 Jan 2019   20:00 WIB

Komentar
Polusi Udara Kian Buruk, Pemerintah Thailand Libatkan Militer dan Batasi Penggunaan Kendaraan

Kualitas udara di Bangkok kian memburuk. (CGTN)

Trubus.id -- Saat ini, kualitas udara di Bangkok, semakin memburuk. Berdampak pada diliburkannya sekolah-sekolah dan juga universitas. Oleh karena itu, Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-chan, mengatakan jika ia akan meningkatkan langkah-langkah drastis untuk memerangi masalah udara.

"Mungkin, akan dikeluarkan perintah drastis yang membatasi penggunaan kendaraan. Militer juga akan dilibatkan," kata Prayut, Rabu (30/1).

Dikatakan Prayut, setiap orang harus berkontribusi terhadap upaya mitigasi asap. Jika tidak, pemerintah akan menegakkan langkah-langkah pengendalian polusi yang keras.

Baca Lainnya : Ragam Upaya Menangkal Polusi Udara, Seberapa Efektif?

"Jika kabut asap di Bangkok tidak ditangani efektif, saya akan memerintah National Council for Peace and Order (NCPO) untuk melarang semua orang mengemudi sendirian, penggunaan mobil diesel dan bahkan, menerapkan penjatahan ruang jalan untuk mengurangi krisis PM2.5," jelasnya, saat membuka pameran Our Country, Our Future.

Dengan kualitas udara di Bangkok dan provinsi terdekat yang terus memburuk, PM2.5 (tingkat partikel sangat halus dan berbahaya) diperkirakan akan tetap jauh di atas standar aman sampai akhir pekan ini. Tidak heran jika pihak berwenang mulai menerapkan langkah-langkah yang lebih ketat.

Baca Lainnya : Polusi Udara Bisa Menyebabkan Krisis Pangan?

"PM2.5 disebabkan banyak faktor. Jadi, semua orang perlu bekerja sama untuk mengatasi pencemaran ini dengan menyelesaikan masalah pada akar," ungkap Prayut.

Ia menyerukan agar semua pemangku kepentingan lebih berdedikasi pada upaya pengendalian polusi udara.

"Beberapa orang telah memilih isu polusi udara untuk mengkritik pemerintah. Tapi, pemerintah telah menerapkan semua langkah mitigasi jangka pendek seperti menyemprotkan air ke tingkat PM2.5 yang lebih rendah dan mendistribusikan masker wajah. Namun, setiap orang memiliki tugas untuk melakukan bagian mereka," jelasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Sehat dan Lepas Stres dengan Menanam Buah di Pekarangan

Health & Beauty   28 Agu 2020 - 10:08 WIB
Bagikan: