Hati-hati Manfaatkan Peterseli untuk Percepat Menstruasi, Nyawa Taruhannya

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
25 Jan 2019   07:30

Komentar
Hati-hati Manfaatkan Peterseli untuk Percepat Menstruasi, Nyawa Taruhannya

Peterseli. (Natural Food Series)

Trubus.id -- Hati-hati, “Dokter Google” bisa menjadi sangat sesat. Itu sebabnya segala nasihat kesehatan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sungguhan. Itu kalau Trubus Mania tidak mau berakhir tragis seperti perempuan asal Argentina yang meninggal setelah memasukkan peterseli ke dalam vaginanya untuk tujuan aborsi. Yes, you read it right. Memasukkan peterseli, si sayuran itu, ke dalam vagina.

Jika menelusuri Google dengan keyword “parsley inserts” atau “parsley to induce vagina” bersiaplah masuk ke dalam lubang saran yang menyesatkan dan membahayakan. Quickly enough, Trubus Mania akan menemukan halaman berjudul "Cara menggugurkan kandungan secara herbal (dan aman)", yang akan membawa kita melalui langkah-langkah mengerikan, dan termasuk instruksi bahwa peterseli harus organik. Entah apa gunanya organik dan bebas pestisida, sementara memasukkan peterseli ke dalam vagina saja sudah berisiko.

Masih dalam artikel tersebut, "Masukkan setangkai peterseli segar sejauh mungkin ke dalam vagina, dan ganti setiap 12 jam. Bila lunak, mungkin sulit untuk dilepaskan, tetapi ini tidak berbahaya," saran mereka. Faktanya, itu memang berbahaya.

Sebetulnya, beberapa artikel lain menyatakan bahwa peterseli memang dapat membantu mempercepat periode haid, namun bukan dengan memasukkannya ke dalam vagina, melainkan mengonsumsinya secara oral dengan menambahkannya ke dalam diet.

Perlu diingat, aturan pertama dalam merawat kesehatan vagina adalah jangan memasukkan apapun ke dalamnya - kecuali saat berhubungan intim. Memasukkan segala jenis produk segar ke dalam vagina dapat berisiko infeksi bakteri, dengan konsekuensi yang berpotensi mengancam jiwa.

"Tidak ada bukti manfaat apa pun bagi wanita yang melakukan hal ini, dan risiko yang jelas dari bahaya yang signifikan seperti kematian telah dilaporkan," kata Dr Shazia Malik kepada The Independent. "Saya akan mendesak perempuan untuk tidak memasukkan apa pun kecuali mereka telah mengambil pengobatan yang tepat nasihat."

Seorang wanita meninggal tahun lalu setelah memasukkan peterseli ke dalam vaginanya, lapor Science Alert. Wanita berusia 34 tahun itu menggunakan metode peterseli ini dalam upaya putus asa untuk membatalkan kehamilannya. Dia tinggal di Argentina di mana aborsi ilegal.

Ramuan tersebut kemudian membawa infeksi serius, yang akhirnya membunuhnya sehari setelah ahli bedah mengambil langkah drastis mengeluarkan rahimnya. Selain berbahaya, apa pun tujuan penggunaannya, memasukkan peterseli ke dalam vagina tidak akan mempercepat menstruasi, atau menggugurkan kandungan.

"Itu tidak ada pengaruhnya," kata ginekolog dan penulis Dr Jennifer Gunter kepada IFLScience, "Berpikir seperti itu berarti Anda percaya pada sihir." pungkasnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: