Begini Efek Supermoon pada Pola dan Kualitas Tidur Manusia

TrubusLife
Ayu Setyowati
22 Jan 2019   22:00 WIB

Komentar
Begini Efek Supermoon pada Pola dan Kualitas Tidur Manusia

The Denver Post. (Super blood wolf moon)

Trubus.id -- Fenomena supermoon kembali terjadi pada Senin (21/1) petang, di mana bulan berada pada posisi terdekat dengan Bumi. Itulah kenapa, Bumi terlihat lebih besar dari biasanya.

Berbeda dari fenomena bulan lainnya, supermoon pertama pada tahun 2019 ini disebut super blood wolf moon dan diikuti gerhana bulan total. Meski demikian, orang Indonesia harus puas dengan melihat salah satu fenomena alam, yakni supermoon saja.

Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan, "Gerhana bulan total tidak bisa diamati di Indonesi, hanya Amerika dan Eropa. Gerhana bulan total atau blood moon tidak bisa terlihat karena saat itu di Indonesia siang hari,"

Baca Lainnya : Wisata Astronomi 2019, Ini Dia Daftar Peristiwa Gerhana yang Sayang Jika Dilewatkan

Sejak zaman Romawi, manusia kerap menghubungkan bulan purnama dengan perilaku aneh. Tak hanya itu, supermoon dan bulan purnama dianggap bisa berpengaruh terhadap pola tidur seseorang, meningkatkan emosi bahkan meningkatkan kejahatan.

Namun, tak ada bukti ilmiah yang dilaporkan tentang hal ini. Peneliti mengungkapkan bahwa, satu-satunya hal yang mungkin terjadi adalah masalah kurang tidur. Hanya saja, itu juga dipengaruhi faktor lain.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: