Cegah Obesitas dengan Mengukur Porsi Makan Menggunakan Tangan

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
21 Jan 2019   08:00

Komentar
Cegah Obesitas dengan Mengukur Porsi Makan Menggunakan Tangan

Obesitas di Amerika, ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id -- Obesitas merupakan masalah kesehatan serius di beberapa negara. Agar tak kebablasan, ahli gizi membuat panduan ukuran porsi untuk atasi obesitas sehingga tak perlu repot menimbang bahan makanan.

Menurut British Nutrition Foundation, banyak orang yang makan berlebihan atau melakukan diet yang tidak seimbang. Dengan bantuan tangan, kita bisa mengetahui berapa banyak makanan yang harus dimakan agar dapat membuat orang lebih sadar kalori.

Baca Lainnya : Kegemukan, Anak-anak dengan Obesitas Punya Risiko Asma Lebih Tinggi

Panduan ini mengajarkan untuk memanfaatkan tangan, jari dan ibu jari sebagai alat untuk menunjukkan berapa banyak porsi yang bisa dimakan. Panduan ini dibuat oleh British Nutrition Foundation untuk mengukur berapa berat makanan yang mengandung karbohidrat, protein, susu, buah, sayuran dan minyak dalam kalori yang disarankan pemerintah. Dalam sehari, pria dewasa membutuhkan kalori sekitar 2.500 Kkal dan wanita 2.000 Kkal.

Dengan mengukur porsi makanan dengan tangan akan membantu kita makan lebih sedikit. Satu porsi dada ayam panggang, salmon fillet matang atau steak matang yang disarankan adalah berukuran sekitar setengah ukuran tangan. Keju tidak boleh lebih dari 'seukuran dua jempol yang disatukan’ dan pasta mentah 'dua genggam'.

Saran-saran ini sejalan dengan pola makan yang baik menurut pemerinta dimana makanan kita harus terdiri dari sepertiga buah dan sayuran, sepertiga karbohidrat dan sisanya dibagi antara susu dan protein. Ini berarti setiap hari, kita dapat makan lima atau lebih porsi buah dan sayuran, tiga hingga empat porsi karbohidrat seperti roti, nasi atau pasta dan masing-masing dua hingga tiga porsi protein dan susu.

Baca Lainnya : Toge Kacang Hijau Bisa Mengurangi Kegemukan

Sebagian besar orang membuat pasta dengan perkiraan kasar, yang justru meleset sehingga dapat menambah hampir dua kali lipat kalori yang dibutuhkan. BNF menemukan bahwa ukuran yang paling umum dikonsumsi adalah 230 gram (324 Kkal) dan 10 persen orang mengonsumsi 350 gram (500 kalori), sebelum ditambahkan saus atau bahan makanan lain. Agar porsinya tepat, disarankan menggunakan jari yang dibentuk seukuran koin untuk spaghetti.

Dikutip dari Daily Mail, minyak harus digunakan dalam 'jumlah kecil' sebagai tambahan. Penggunaan pengukuran sendok menunjukkan berapa banyak kalori yang terkandung dalam makanan seperti minyak. Minyak zaitun atau minyak sayur untuk memasak per sendok makan mengandung 99 Kkal.

Kelompok makanan ini bisa dinikmati dalam porsi kecil. Misalnya dalam kelompok karbohidrat, kentang panggang sekitar 213 Kkal untuk ukuran sekepalan tangan. Sedangkan popcorn biasa 94 Kkal sebanyak tiga genggaman. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Perempuan Ini Jadikan Ayam sebagai Pet Layaknya Anjing

Karmin Winarta   Health & Beauty
Bagikan:          

Manfaat Dahsyat Jeruk Purut, Obati Kelelahan

Karmin Winarta   Health & Beauty
Bagikan: