Pelaku Penjualan Burung Langka Asal Papua di Yogyakarta Berhasil Ditangkap

TrubusLife
Thomas Aquinus | Followers 0
11 Jan 2019   13:00

Komentar
Pelaku Penjualan Burung Langka Asal Papua di Yogyakarta Berhasil Ditangkap

Burung Cendrawasih (Istimewa)

Trubus.id -- Seorang pria berinisial S, 56, warga Kabupaten Jepara ditangkap jajaran Polres Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) lantaran akan menjual burung Cenderawasih senilai Rp 30 juta per ekor.

Kasatreskrim Polres Bantul AKP Rudy Prabowo mengungkapkan, pelaku ditangkap di sekitar Jalan Parangtritis, Bantul, Kamis siang (10/1).

"Dari hasil penyelidikan, kami amankan pelaku yang diduga mau memperjualbelikan satwa langka," ujarnya di Mapolres Bantul, Jumat (11/1).

Dari pelaku, didapati sekitar 14 jenis satwa. Rupanya tak hanya cenderawasih, S juga menjual Kanguru, Kasuari, dan lainnya. "Mau dijual. Cenderawasih dijual dengan harga Rp 30 juta," katanya.

Baca Lainnya : 2018, Konflik Manusia dengan Satwa Liar di Riau Meningkat Tajam

Hingga saat ini petugas masih melakukan penyidikan, apakah S bekerja sendiri atau memiliki jaringan. Dari penelusuran Korps Bhayangkara, pelaku menawarkan satwa-satwa langka tersebut melalui media sosial (medsos).

Adapun pelaku dijerat dengan Pasal 40 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Dia terancam hukuman 5 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 100 juta.

Baca Lainnya : Satgas Satwa dan Tumbuhan Liar Berhasil Amankan Puluhan Satwa Liar di Riau

Saat ditanya wartawan, S mengaku mendapatkan satwa-satwa langka itu dari kenalannya melalui telepon. Mereka yang tertarik membelinya juga dari kenalan temannya. "Untungnya lumayan, 2 pasang Cenderawasih saya belinya Rp 20 juta," katanya.

S mengaku satwa tersebut dikirim melalui jalur laut. Dia mengambil satwa itu di salah satu pelabuhan di Surabaya. Setelah itu, baru diantar kepada pembeli sesuai kesepakatan. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bahaya Mengancam di Balik Lezatnya Kalkun

Ayu Setyowati   Peristiwa
Bagikan: