Sering Dikira Flu Biasa Hingga DBD, Hantavirus Wajib Diwaspadai

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
11 Jan 2019   08:30

Komentar
Sering Dikira Flu Biasa Hingga DBD, Hantavirus Wajib Diwaspadai

Ilustrasi tikus got. (Pest Control.)

Kasus yang menimpa Kiley adalah pengembangan hantavirus tipe HPS. Biasanya, virus HPS disebarkan oleh tikus rusa dan kerap terjadi di Amerika. Sementara itu, HFRS ditemukan di seluruh dunia. Disebabkan lima spesies hantavirus yakni virus dobrava, puumala, saaremaa, hantaan dan seoul.

Virus dobrava, hantaan dan seoul berkembang di Asia, termasuk Indonesia. Penyakitnya meliputi demam berdarah Korea, demam berdarah epidemik dan epidemi nephropathia, dengan tingkat keparahan sedang sampai berat.

Baca Lainnya : Demam Tikus Intai Warga Kerala di India

Di Indonesia, HFRS akibat virus seoul paling mendominasi. Penyakit ini dibawa dan disebar oleh brown atau norway rat (Rattus norvegicus), lebih dikenal sebagai tikus got. Tikus agresif yang mudah berkembang biak ini bukan spesies asli Indonesia. Ia menyebar ke seluruh dunia lewat jalur perdagangan.

Hantavirus pertama di Indonesia dilaporkan pada tahun 2002, dengan 11 kasus yang mulanya dikira Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk mencegah hal tak diinginkan, disarankan untuk menyadari gejala awal. Selain itu, ketika bersih-bersih rumah, terutama yang jarang dihuni atau membersihkan bagian langit-langit, buka semua pintu dan jendela setidaknya 30 menit sebelum melakukan kegiatan.

Bersihkan daerah kotor dengan lap basah yang direndam disinfektan. Hindari metode dry cleaning seperti menyapu atau menyedot debu. Biasakan pula menutup makanan dengan tudung saji dan membuang sampah dalam wadah tertutup. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Segudang Manfaat Oatmeal Koloid Sejak Jaman Dulu

Thomas Aquinus   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan: