Sushi dan Salad Belum Tentu Sehat Loh, Ini Sebabnya

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
09 Jan 2019   07:00

Komentar
Sushi dan Salad Belum Tentu Sehat Loh, Ini Sebabnya

Salad croutons (Floating Kitchen)

Trubus.id -- Terkadang kita menelan nasihat dan saran-saran tentang kesehatan mentah-mentah tanpa melakukan riset lebih lanjut. Oke lah mungkin karena datang dari orang dekat yang Trubus Mania percaya. Seperti halnya banyak makanan berbasis sayuran yang seringnya “sudah pasti” dianggap sehat. Padahal belum tentu, loh. 

Untuk menutrisi tubuh, orang memang cenderung melahap makanan yang lebih menyehatkan. Kebanyakan orang berpikir bahwa sushi, omelet, sandwich hingga burger veggie merupakan makanan sehat. Padahal hal tersebut ternyata tidak benar. Ditulis This Is Insider, 7 makanan berikut sering dianggap sehat namun justru malah tak sehat.

Sushi

Sushi roll (Foto: Unborder party)  

Banyak orang berpikir bahwa sushi masuk kategori makanan sehat. Lihat saja isinya: nasi, ikan, dan rumput laut, dan terkadang alpukat. Namun bahkan sushi roll yang mengandung banyak kalori justru lebih disukai. Isabel Maples, seorang ahli diet terdaftar sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics menuturkan bahwa satu buah sushi roll yang dipotong enam sampai sembilan potong mengandung sebesar 500 kalori. Tak heranm sebab kebanyakan sushi roll terlebih bergaya Amerika berisi mayonnaise, tempura crispy, krim keju, dan hidangan goreng lainnya.

Salad

Walau berisi ragam potongan sayuran, salad di restoran bisa jadi kurang menyehatkan karena dipadu dengan beberapa bahan lain, seperti crouton, potongan keripik tortilla renyah, atau krim salad. Sehingga salad yang tadinya sehat, berubah jadi sebaliknya. 

Omelet

Omelet biasanya jadi salah satu makanan favorit untuk sarapan ataupun brunch. Biasanya omelet di restoran dipadu dengan beberapa potong sayuran. Jadi, selain mengandung protein, omelet pun terlihat lebih menyehatkan.

Namun sayang, omelet di beberapa restoran justru sengaja dibuat dalam porsi cukup besar yakni menggunakan tiga hingga empat butir telur. Jumlah itu sebenarnya bisa dimakan oleh dua orang dan untuk dua kali makan. 

Selain itu, untuk menambah rasa, omelet kerap ditambahkan keju, butter, dan daging. Bahan itu menambah cukup banyak kalori, lemak, dan sodium yang ada pada omelet, jelas Huffpost. Nah, sebaiknya buat saja sendiri omelet di rumah. Setidaknya kamu tahu bahan apa saja yang ada dalam seporsi omelet yang akan dikonsumsi. 

Burger vegetarian

Veggie burger (Foto: The Splendid Table) â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹

Burger berlabel vegan tak serta merta menjadikannya benar-benar sehat, loh. Menurut Greatist, proses yang dilewati dalam pembuatan burger vegan sering kali menghabiskan nutrisi penting yang terkandung di dalamnya. Beberapa burger vegan juga cenderung menggunakan kedelai olahan. Menurut para peneliti, kedelai olahan tidak sesehat kedelai alami.

Pizza vegetarian

Veggie pizza (Foto: Pillsburry) â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹

Sayuran panggang memang sehat. Tapi hal tersebut tidak berlaku jika sayurannya dilapisi minyak dan diletakkan dalam adonan tepung plus taburan keju seperti pizza veggie.

Memang, dibanding dengan varian pizza lain, pizza veggie lebih menyehatkan. Namun tetap saja tak sesehat jika melahap sayuran panggang biasa. Sebab makanan olahan meski berlabel sehat tetap mengandung natrium dalam jumlah tak sedikit.

Makanan olahan berlabel sehat

Pastikan baca label nutrisi yang tertera di setiap label kemasan. Sebab label 'sehat' tak bisa jadi jaminan. Perhatikan kolom nutrisi, bahan-bahan, dan pemrosesan bahannya. Sebab banyak juga makanan olahan seperti frozen food bercap rendah lemak. Meski begitu, untuk membuat rasanya makin kaya, para produsen juga menambahkan natrium atau gula.

Sandwich

Tumpukan protein, sayuran, keju, dan roti kelihatannya menyehatkan. Tapi sebenarnya, selain sayuran, ada banyak bahan-bahan olahan yang masuk ke sandwich ini. Pertama, ada roti, yang seringnya dibuat dengan tepung enriched, di mana tepung jenis ini diolah sedemikian rupa sehingga kehilangan sebagian nutrisi dan vitamin serta kalsiumnya. 

Lalu ada tumpukan charcuterie yang membuat sandwich terasa sangat lezat. Di mana bahan itu kemungkinan kaya akan kandungan natrium dan nitrat. Amy Shapiro, pendiri RealNutrition NYC juga mengatakan, "Tidak ada salami yang sehat." 

Nah! [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Segudang Manfaat Oatmeal Koloid Sejak Jaman Dulu

Thomas Aquinus   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan: