Inggris Kini Larang Penjualan Anak Anjing dan Kucing di Toko Hewan

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
04 Jan 2019   19:00

Komentar
Inggris Kini Larang Penjualan Anak Anjing dan Kucing di Toko Hewan

Pet Shop, ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id -- Dalam upaya melindungi hewan dari eksploitasi, Inggris telah mengeluarkan undang-undang baru yang melarang pengecer komersial pihak ketiga untuk menjual anak anjing dan anak kucing. Pemerintah Inggris ingin menindak "peternakan anak anjing" dan membuat segalanya lebih sulit bagi pedagang yang tampaknya tidak memperhatikan kesejahteraan hewan.

Ada dukungan publik yang luar biasa untuk pelarangan penjualan pihak ketiga ini, dan Menteri Kesejahteraan Hewan, David Rutley, mengatakan undang-undang baru "adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan hewan peliharaan yang sangat dicintai bangsa ini mendapatkan awal yang tepat untuk hidup."

Baca Lainnya: Anda Pemelihara Kucing Pemula? Stop Berikan Makanan Kucing Sembarangan

Sekarang, warga AS yang ingin membeli teman berbulu harus pergi langsung ke peternak atau pusat rehoming alih-alih ke toko hewan peliharaan. Dokter hewan Marc Abraham, pendiri Pup Aid, mengatakan bahwa undang-undang baru ini adalah kemenangan bagi para pegiat akar rumput - juga anjing dan kucing AS - dan itu akan membuat peternak lebih bertanggung jawab. Abraham juga mengatakan bahwa larangan itu akan membuat lebih sulit bagi siapa pun untuk menjual anak-anak anjing dan kucing yang diselundupkan secara ilegal.

Kelompok-kelompok kesejahteraan hewan juga memuji undang-undang baru ini, dengan salah satu tempat perlindungan hewan paling terkenal di negara itu, Battersea Cat and Dogs Home, mendukung larangan tersebut.

Baca Lainnya: Pelihara Kucing Bikin Lebih Sehat dan Bahagia?

Perubahan legislatif ini terjadi setelah RSPCA meminta informasi publik tentang dua orang yang tertangkap di TV sirkuit tertutup meninggalkan seekor anjing, lalu pergi dan mengabaikan permintaan anjing untuk kembali ke kendaraan.

“Melihat anjing malang itu dalam kesusahan, melompat ke arah mobil ketika melaju pergi, sungguh memilukan,” kata inspektur RSPCA Natalie Perehovsky. "Aku tidak bisa mengerti bagaimana seseorang bisa melakukan ini."

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Pro Kontra Perlombaan Gajah di Vietnam

Diah Fauziah   Pet & Animal
Bagikan: