Kaya Manfaat, Sarsaparilla Bisa jadi Obat Sifilis Hingga Kusta

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
04 Jan 2019   08:00

Komentar
Kaya Manfaat, Sarsaparilla Bisa jadi Obat Sifilis Hingga Kusta

Buah sarsaparilla. (Health and smart)

Trubus.id -- Sarsaparilla, minuman jadul ini masih populer hingga sekarang. Memiliki rasa manis, asam, seperti soda. Namun tahukah kamu bahwa sarsaparilla adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan? Berikut ulasannya.

Manfaat sarsaparilla untuk kesehatan

Sarsaparilla (Smilax ornata) adalah tanaman tropis yang akarnya sudah digunakan sejak berabad-abad yang lalu untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Mengutip Healthline, saponin, bahan kimia dalam tanaman sarsaparilla, dapat membantu mengurangi nyeri sendi, gatal-gatal, serta membunuh bakteri.

Minuman sari sarsaparilla. (foto: Kumparan)

Selain itu, senyawa lain di dalamnya juga membantu mengurangi peradangan dan melindungi hati dari kerusakan. Berikut beberapa manfaat tanaman sarsaparilla untuk kesehatan:

Meredakan psoriasis

Sarsaparilla adalah tanaman yang ternyata dapat membantu memperbaiki lesi kulit pada orang dengan psoriasis. Pada sebuah penelitian yang diterbitkan di  International Immunipharmacology, para peneliti menduga bahwa salah satu steroid utama sarsaparilla, yaitu sarsaponin, bisa mengikat endotoksin.

Endotoksin adalah senyawa yang menyebabkan lesi kulit pada pasien psoriasis. Sarsaponin dipercaya bisa membantu membuang endotoksin dari dalam tubuh.

Mengurangi nyeri sendi

Tanaman sarsaparilla adalah antiradang yang kuat. Oleh karena itu, tanaman yang satu ini bisa membantu mengatasi berbagai macam nyeri sendi (arthritis) seperti rematik dan pembengkakan lain yang disebabkan oleh asam urat.

Sebagai obat sifilis dan kusta

Kandungan senyawa di dalam sarsaparilla ternyata mampu melawan bakteri berbahaya dan mikroorganisme lain yang menyerang tubuh. Meski tidak seampuh antibiotik dan antijamur yang ada, ekstrak tanaman ini ternyata telah digunakan sejak berabad-abad lalu untuk mengobati penyakit kusta dan sifilis. Dalam sebuah penelitian, ditemukan fakta bahwa sarsaparilla mengandung 18 senyawa yang memiliki efek antimikroba terhadap bakteri dan melawan jamur.

Melindungi liver dan membuang racun dalam tubuh

Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa sarsaparilla mampu mencegah kerusakan hati karena kaya akan antioksidan jenis flavonoid. Selain itu, penelitian yang diterbitkan di jurnal Pharmaceutical Biology menemukan fakta bahwa sarsaparilla memiliki efek hepatoprotektif (melawan kerusakan dan penyakit hati) karena ada kandungan antioksidan, asam, dan sterol di dalamnya.

Antitumor dan mencegah kanker

Banyak penelitian membuktikan bahwa ekstrak yang diperoleh di dalam akar, batang, daun, dan buah sarsaparilla liar mampu membantu mencegah kanker. Hal ini dikaitkan dengan kandungan steroid alami dan saponin di dalamnya. Kandungan-kandungan tersebut membantu penyerapan obat atau herbal lain, mengurangi peradangan, dan memiliki sifat antipenuaan.

Mengutp HelloSehat, penelitian yang dilakukan di University of Queensland di Australia menemukan bukti bahwa sarsaparilla mengandung lima saponin steroid, termasuk dua saponin furostanol yang dikenal dengan sarsaparilloside B dan sarsaparilloside C. Setelah diteliti, saponin ternyata bisa membantu membunuh sel kanker, terutama yang memengaruhi lapisan usus besar.

Selain itu, sarsaparilla mengandung lusinan zat antiradang, asam antioksidan, antipenuaan, dan bahan kimia lain yang menurunkan stres oksidatif penyebab kerusakan sel. [RN]


 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Polusi Udara Meningkatkan Risiko Diabetes

Diah Fauziah   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan: