Saat Cuaca Dingin Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat? Ini Penyebabnya

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
02 Jan 2019   20:30

Komentar
Saat Cuaca Dingin Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat? Ini Penyebabnya

Ilustrasi (ThoughtCo)

Trubus.id -- Musim hujan masih tersisa di awal tahun. Cuaca yang kerap dihubungkan dengan suhu dingin ini sering menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat. Sebuah fenomena umum namun jarang dibicarakan. Apa sih penyebab sebetulnya?

Dikenal sebagai diuresis yang disebabkan dingin, atau sekadar diuresis dingin, istilah ini mengacu pada suatu kondisi di mana ginjal menyaring cairan tubuh lebih dari biasanya, menurut Healthline.

Tingkat rata-rata buang air kecil untuk orang dewasa adalah antara empat hingga enam kali sehari, namun orang-orang dengan diuresis akan lebih sering buang air kecil dari itu; tanpa perubahan asupan cairan atau garam.

Sementara diuresis mengacu pada suatu kondisi yang mungkin disebabkan oleh kondisi medis, diuresis yang diinduksi dingin mengacu pada reaksi tubuh ketika merasakan kemungkinan bahaya hipotermia. Tubuh mengkonstriksi pembuluh darah untuk mengurangi aliran darah ke kulit dan menjaga suhu inti tubuh di sekitar organ dalam konstan, menurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh Arkansas Urology.

Pembuluh darah yang menyempit menyebabkan tekanan darah meningkat karena jumlah darah yang sama dipompa melalui pembuluh darah dan arteri yang lebih kecil. Karena tekanan darah meningkat, ginjal akhirnya menyaring darah dengan kecepatan lebih cepat dari biasanya untuk mengurangi volume darah, dalam upaya untuk menurunkan tekanan darah. Kelebihan cairan kemudian menjadi urin dan ini menyebabkan kamu perlu buang air kecil lebih sering saat merasa kedinginan. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: