Pungut Sampah, Gadis Ini Dibully Teman Sendiri Namun Didukung Orang Seluruh Dunia

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
31 Des 2018   22:00

Komentar
Pungut Sampah, Gadis Ini Dibully Teman Sendiri Namun Didukung Orang Seluruh Dunia

Nadia Sparkes (TreeHugger)

Trubus.id -- Seorang gadis yang baru berumur 13 tahun sering diejek sebagai 'si gadis sampah'" oleh teman-teman “tukang bully” alias perundungnya karena sering memungut sampah di jalanan. Namun, belakangan ini apa yang dilakukannya justru mendapatkan pujian dari berbagai penjuru dunia.

Hebatnya, Nadia Sparkes, warga Norfolk, Inggris, ini tak mau ambil pusing dengan orang-orang yang mengejek kebiasaannya memungut sampah saat dia berjalan dari dan menuju ke sekolah.

Tak disangka, ceritanya menjadi viral. Dia bahkan ditunjuk menjadi duta lembaga pecinta lingkungan WWF. Sekarang, pengikut akun sosial medianya sudah mencapai lebih dari 4.000 orang. Nadia berkata dia 'sangat puas' melihat usahanya berhasil melahirkan perubahan.

Baca Lainnya : Tangsel Prediksi Volume Sampah Naik 40 Persen Saat Malam Perayaan Tahun Baru 2019

Mengutip BBC, sejak memulai kebiasaan uniknya, Nadia sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 1.100 liter sampah - cukup untuk memenuhi 40 tong sampah resmi Inggris.

Dia selalu berangkat satu jam lebih awal saat menuju sekolah agar dapat membersihkan jalan yang dilewatinya dari sampah. Dengan menaruh sampah dalam keranjang sepedanya, ia membersihkan salah satu sisi jalan saat ia pergi ke sekolah dan sisi lainnya saat ia menuju rumahnya sepulang sekolah. Wow. Salut. 

Nadia mengaku bahwa julukan 'Si gadis sampah' justru membuatnya merasa seperti seorang pahlawan super. Remaja yang hobi menggambar ini juga diberikan kesempatan untuk menayangkan pesannya melalui kartun di koran Eastern Daily Press.

Dia juga kemudian membuat banyak cendera mata yang kemudian dijualnya dan berharap dapat menggunakan uangnya itu untuk membeli botol minum yang bisa dipakai berkali-kali oleh setiap murid di sekolahnya.

Baca Lainnya : Ibu Berperan Penting Kelola Sampah Sejak dari Hulu

Ibu Nadia, Paula Sparkes, mengatakan anak perempuannya ingin "membangkitkan kesadaran orang-orang untuk berhenti membuang sampah sembarangan". Namun, walaupun langkahnya dipuji banyak orang, ejekan sebagai 'si gadis sampah' tetap saja melekat padanya. "Mengubah kebiasaan anak remaja itu sangat sulit, " ujar sang ibunda.

"Nadia selalu merasa sendiri dalam upayanya membersihkan sampah dan itu membuatnya merasa berbeda. Namun, dia menyadari semua pemungut sampah akan merasa seperti itu."

"Dia ingin membentuk sebuah kelompok untuk mengumpulkan para pemungut sampah dan dia sudah melakukannya. Dia sudah dihubungi oleh orang-orang dari seluruh dunia. "Kami sangat bangga padanya."

Kapan kita bisa tiru kebiasaan Nadia, Trubus Mania? [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Polusi Udara Meningkatkan Risiko Diabetes

Diah Fauziah   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan: