Tsunami Selat Sunda Akibat Gunung Anak Krakatau Lonngsor Sudah Diprediksi Sejak Tahun 1995

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
31 Des 2018   07:00

Komentar
Tsunami Selat Sunda Akibat Gunung Anak Krakatau Lonngsor Sudah Diprediksi Sejak Tahun 1995

Gunung Anak Krakatau. (VolcanoDiscovery)

Trubus.id -- Tsunami Selat Sunda akibat di Gunung Anak Krakatau yang longsor pada Sabtu (22/12) lalu telah diprediksi oleh peneliti bernama Christine Deplus sejak tahun 1995. Bersama rekannya, Christine meneliti pertumbuhan Gunung Anak Krakatau yang miring ke arah barat daya.

Penelitian berjudul Inner structure of the Krakatau volcanic complex from gravity and bathymetry data diterbitkan di Journal of Volcanology and Geothermal Research pada Februari 1995.

Baca Lainnya : Erupsi Terus, Tinggi Gunung Anak Krakatau Tinggal 110 Meter

Menurutnya, Gunung Anak Krakatau yang mengalami pertumbuhan sangat cepat ke arah barat daya bisa menyebabkan tsunami. Itu karena, Gunung Agung Krakatau di sisi barat daya lebih curam daripada sisi lain. Apalagi, Gunung Anak Krakatau berstatus aktif.

Setelah Gunung Krakatau meletus pada tahun 1883, kemiringan Gunung Anak Krakatau di sisi kaldera mencapai 18 derajat pada tahun 1919. Namun, sejak 1928, pertumbuhan Gunung Anak Krakatau di barat daya sangat cepat, di mana sudut kemiringannya mencapai 29 derajat.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: