Perubahan Iklim Turut Pengaruhi Kembang Biak Burung House Finch

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
28 Des 2018   20:16

Komentar
Perubahan Iklim Turut Pengaruhi Kembang Biak Burung House Finch

Burung house Finch atau kutilang rumah. (NS News)

Trubus.id -- Musim berkembang biak dari kutilang rumah liar alias house finch (Haemorhous mexicanus) berubah karena perubahan iklim, temuan seorang peneliti dari Universitas Negeri Washington.

Efek perubahan iklim pada musim kawin burung telah didokumentasikan sebelumnya, tetapi dalam konteks yang terbatas. Heather Watts, seorang fisiolog burung, melaporkan temuannya di Ibis, International Journal of Avian Science.

"Kita tahu bahwa banyak burung berkembang biak lebih awal karena suhu semakin hangat," kata Watts. "Hampir semua penelitian itu pada burung pemakan serangga atau hewan lain. Yang tidak kita ketahui adalah apakah burung pemakan biji juga menggeser waktu berkembang biak.".

Baca Lainnya : Wisdom, Burung Albatros Tertua di Dunia yang Masih Aktif Bereproduksi

Mempelajari pemakan biji sangat penting karena dapat membantu memperjelas bagaimana suhu memengaruhi kebiasaan perkembangbiakan. Masih belum pasti apakah suhu memiliki efek langsung pada hewan atau jika menyebabkan efek tidak langsung seperti perubahan waktu pertumbuhan tanaman.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa hewan pemakan tumbuhan cenderung mengalami efek yang lebih kuat karena perubahan iklim dibandingkan dengan mereka yang makan makanan lain karena pengaruh tidak langsung ini.

Untuk memperjelas efek ini, Watts mempelajari ketika burung kutilang bertelur. House finch alias kutilang rumah adalah burung yang banyak ditemukan di halaman belakang di seluruh Amerika Serikat. Watts dan rekan penulisnya mengumpulkan catatan museum tentang sarang kutilang rumah yang ditemukan di California antara tahun 1895 dan 2007. Mereka memasangkan catatan-catatan ini dengan data suhu musim semi untuk wilayah tempat sarang itu berada.

Sesuai dengan prediksi, bahwa perubahan iklim memiliki efek yang lebih kuat pada pemakan tumbuhan daripada hewan lain.

Hasil ini tidak bermasalah untuk kutilang rumah. Burung-burung bisa mengubah waktu berkembang biak mereka agar sesuai dengan ketersediaan biji. Pergeseran ini bahkan bisa bermanfaat jika burung mengambil keuntungan dari musim kawin yang lebih panjang untuk membuat banyak sarang dan memiliki lebih banyak keturunan.

Baca Lainnya : Bertubuh Mungil, Burung Willow Warbler Mampu Bermigrasi 13.000 Kilometer

"Kami tidak memiliki bukti bahwa dalam kondisi saat ini, ini adalah masalah untuk kutilang rumah," kata Watts. "Tetapi karena iklim terus berubah, kita bisa mencapai titik di mana burung tidak lagi dapat melakukan waktu berkembang biak dengan tepat, atau sumber daya makanan dapat berubah sedemikian rupa sehingga berdampak negatif pada perkembangbiakan."

Faktanya, sementara spesies ini berkembang ke daerah baru di Amerika Utara, spesies ini menurun di beberapa bagian wilayah aslinya.

Hewan memiliki kebutuhan yang sangat berbeda dalam hal makanan dan habitat. Studi seperti ini penting dalam memahami efek halus dan mungkin unik yang dapat dimiliki perubahan iklim terhadap spesies yang berbeda. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: