Meski Sedikit, Perubahan Tingkat Oksigen Berdampak Besar pada Kehidupan Laut

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
21 Des 2018   22:00

Komentar
Meski Sedikit, Perubahan Tingkat Oksigen Berdampak Besar pada Kehidupan Laut

Ilustrasi plankton. (Smithsonian Magz)

Trubus.id -- Ahli kelautan di University of Rhode Island (URI) telah menemukan bahwa, berkurangnya oksigen di lautan atau deoksigenasi, walaupun sedikit, memiliki konsekuensi besar bagi organisme kecil laut yang disebut zooplankton.

Zooplankton adalah komponen penting dari jaring makanan di hamparan lautan dalam dan terbuka, midwater. Lautan di bawah permukaan dan di atas dasar laut adalah zona minimum oksigen (OMZs), wilayah besar dengan oksigen yang sangat rendah.

Baca Lainnya : Ditemukan, Mikroba yang Hidup Jutaan Tahun Lalu di Bawah Dasar Laut

Tidak seperti zona mati pesisir, di mana kadar oksigen dapat tiba-tiba merosot dan membunuh kehidupan laut yang tidak bisa beradaptasi, zooplankton di OMZs secara khusus disesuaikan untuk hidup di mana organisme lain, terutama predator, tidak dapat melakukannya. Tetapi, OMZs berkembang karena perubahan iklim. Bahkan, sedikit perubahan pada tingkat oksigen rendah dapat mendorong zooplankton melampaui batas fisiologis luar biasa mereka.

"Meskipun hewan-hewan di zona minim oksigen laut telah beradaptasi selama jutaan tahun dengan oksigen sangat rendah dari habitat tengah laut yang ekstrem dan luas ini, mereka hidup di batas kemampuan fisiologisnya," kata Karen Wishner, profesor oseanografi di Sekolah Pascasarjana Ilmu Kelautan URI.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Menilik Potensi Kekayaan Sumber Daya Laut Indonesia

Astri Sofyanti   Plant & Nature
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: