Taman Nasional Wasur, Pesona Nusantara di Ujung Timur Papua

TrubusLife
Trubus Life
03 Okt 2017   23:30 WIB

Komentar
Taman Nasional Wasur, Pesona Nusantara di Ujung Timur Papua

Burung migran di Taman Nasional Wasur. (Foto : Birdconsultant/ Iwanlondo/)

Trubus.id -- Membahas kekayaan alam Papua memang tidak akan pernah habisnya. Ragam kekayaan alam yang mempesona, menjadi identitas penting bagi wilayah paling timur di nusantara ini. 

Nah, tahukah Trubus Mania kalau salah satu kekayaan alam Papua bisa dinikmati di Taman Nasional Wasur? Taman nasional dengan luas lebih dari 431 ribu hektare ini memiliki banyak kekayaan alam yang khas. 

Taman Nasional Wasur menjadi lokasi yang tepat untuk melihat sarang rayap berukuran besar, biasa disebut Musamus. Dengan diameter 3 meter dan tinggi mencapai 5 meter, Musamus laik disebut sarang rayap 'raksasa'. 

Pengunjung memberi makan Kanguru Papua di Taman Nasional Wasur. (Foto: Instagram/ @Dianwardus).

Ada pula hewan mamalia yang menjadi ciri khas Taman Nasional Wasur, yakni Kanguru Papua. Bentuknya tidak terlalu berbeda dibandingkan yang berada di Australia, meski ukuran Kanguru Papua jauh lebih kecil. 

Secara geografis, Taman Nasional Wasur memiliki lahan basah yang luas, menjadi habitat penting burung-burung migran. Biasanya, burung migran dari Australia dan Selandia baru bermigrasi ke Wasur saat memasuki musim dingin. 

Salah satu spot yang bisa didatangi untuk menyaksikan fenomena migrasi burung ada di Rawa Dogamit. Adapun jenis burung yang bisa dilihat diantaranya, Trinil pantai, camar angguk hitam, undan kacamata, kirik-kirik austraia, dara laut jambot dan tengkuk hitam. 

Berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Wasur, wilayah tersebut menjadi rumah bagi 403 jenis burung, 114 spesies diantaranya berstatus dilindungi. Selain itu, taman nasional ini juga menjadi habitat bagi 80 jenis mamalia, 74 diantaranya endemik papua. Tak heran jika Wasur menjadi pesona nusantara di ujung timur Papua. [MV/DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Benarkah Biji Bunga Matahari Mengandung Karsinogen Beracun?

Plant & Nature   04 Juni 2020 - 11:08 WIB
Bagikan: