Peru Ikut Gabung Menjadi Negara yang Melarang Plastik

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
07 Des 2018   22:30

Komentar
Peru Ikut Gabung Menjadi Negara yang Melarang Plastik

ilustrasi polusi sampah (GreenPeace USA)

Trubus.id -- Satu lagi negara dunia yang bergabung dengan negara-negara yang melarang penggunaan plastik, Peru. Undang-undang baru di negara Amerika Selatan melarang pembuatan, impor, distribusi, dan konsumsi kantong plastik sekali pakai dalam waktu tiga tahun ke depan. Sedotan dan produk plastik lainnya yang tidak dapat didaur ulang juga akan dilarang.

Penghentian ini diusulkan oleh pemerintah presiden moderen Martin Vizcarra dan melalui Kongres yang dikontrol oposisi pada Rabu malam.

Undang-undang ini menggarisbawahi dukungan yang terus meningkat untuk upaya menangani sampah plastik yang naik di lautan, sungai dan tanah dan masuk ke dalam rantai makanan.

Baca Lainnya : Ecobrick Jadi Solusi Atasi Masalah Sampah Plastik

Lebih dari 60 negara sekarang memiliki larangan atau pajak atas penggunaan plastik tunggal, menurut PBB, dan menyerukan langkah-langkah semacam itu untuk membendung gelombang polusi. Masalahnya, dari 9 miliar ton plastik yang dihasilkan dunia, hanya 9 persen yang didaur ulang, kata PBB.

Ibu kota Lima sebagai tujuan wisata yang dikenal dengan hidangan lautnya, ceviche, memiliki sekitar 1.500 mil garis pantai Pasifik. Kementerian lingkungan hidup telah mempromosikan penggunaan tas yang dapat digunakan kembali dengan kampanye "Saya tidak menginginkan ini di ceviche saya."

"Perubahan budaya ini bergantung pada keputusan dan keyakinan harian kami," kata Menteri Lingkungan Hidup Fabiola Munoz di Twitter. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: