Babi dan Obat Hewan jadi Primadona Ekspor Indonesia

TrubusLife
Binsar Marulitua | Followers 0
06 Des 2018   18:30

Komentar
Babi dan Obat Hewan jadi Primadona Ekspor Indonesia

Ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id -- Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pertanian (Kementan), Mencatat  capaian ekspor peternakan dan kesehatan hewan pada 3,5 tahun terakhir (2015-2018 semester I) mencapai Rp32,13 triliun.

Kontribusi ekspor terbesar pada kelompok obat hewan yang mencapai Rp21,58 triliun menembus ke 87 negara. Selain itu, ekspor babi ke Singapura sebesar Rp3,05 triliun.

Kemudian, produk susu dan olahannya juga menyumbang sebesar Rp2,99 triliun menembus pasar di 31 negara. Kelompok pakan ternak asal tumbuhan menyumbang Rp3,34 triliun masuk ke 14 negara.

Baca Lainnya: Selain Obat Hewan, Babi juga Bantu Tingkatkan Nilai Ekspor Peternakan

Beberapa produk lain seperti produk hewan non pangan, yakni telur ayam tetas, daging dan produk olahannya, pakan ternak, kambing/domba, day old chicken (DOC), dan semen beku juga menyumbang devisa cukup besar tahun ini.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), I Ketut Diarmita, Kementan  mengatakan saat ini masalah kesehatan hewan dan keamanan produk hewan menjadi isu penting dalam perdagangan internasional. Bahkan, seringkali menjadi hambatan dalam menembus pasar global.

"Untuk memanfaatkan peluang ekspor, diperlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan sektor peternakan, terutama dalam penerapan standar-standar internasional mulai dari hulu ke hilir," jelas I Wayan. 

Baca Lainnya: Ekspor Produk Hortikultura Indonesia Capai Rp 2,8 triliun Didominasi Oleh Buah

Ditjen PKH sendiri terus membangun kompartemen-kompartemen Avian Influenza (AI) dengan penerapan sistem biosecurity. Kini, kompartemen tersebut sudah berkembang menjadi 141 titik dan ditambah 40 titik yang masih dalam proses untuk sertifikasi, padahal awalnya hanya 49 titik.

Untuk penjaminan keamanan pangan, saat ini sudah ada 2.132 unit usaha ber-NKV (Nomor Kontrol Veteriner). Nomor ini merupakan bukti tertulis yang sah bagi terpenuhinya persyaratan sanitasi higienis sebagai jaminan keamanan produk hewan pada unit usaha produk hewan.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Tukang Tidur, Ini 7 Hewan Termalas di Dunia

Ayu Setyowati   Pet & Animal
Bagikan:          
Bagikan: