200 Juta Tahun Lalu, Reptil Mamalia Raksasa Hidup Bersama Dinosaurus

TrubusLife
Syahroni | Followers 0
25 Nov 2018   23:00

Komentar
200 Juta Tahun Lalu, Reptil Mamalia Raksasa Hidup Bersama Dinosaurus

Fosil Lisowicia bojani yang ditemukan peneliti di Polandia. (Istimewa)

Trubus.id -- Temuan fosil oleh para peneliti di wilayah Polandia mengungkap fakta baru tentang reptil. Yah, dari fosil hewan yang hidup sekitar 200 juta tahun lalu itu diketahui, ada mahluk sejenis reptil yang termasuk golongan mamalia atau hewan menyusui. Makhluk itu diberi nama Lisowicia bojani.

Mahluk yang diketahui hidup berdampingan dengan dinosaurus itu memiliki panjang 4,5 meter dengan tinggi 2,6 meter. Ukuran tersebut setara dengan gajah. Selain itu, reptil mamalia ini juga bisa  tumbuh hingga bobot 9 ton.

Adalah Tomasz Sulej penemu fosil ini. Peneiti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia itu bersama rekannya, Grzegorz Nied Wiedzki dari Universitas Uppsala Swedia pertama kali menemukannya di wilayah Polandia.

Baca Lainnya : Fosil Dinosaurus Raksasa Pertama Ada di Argentina

Mereka mengatakan, temuan ini membalikkan pendapat bahwa satu-satunya herbivora raksasa yang hidup pada periode Triassic adalah dinosaurus. Menurut laporan yang dipublikasikan dalam jurnal Science, Lisowicia termasuk dalam kelompok dicynodonts atau kelompok hewan yang termasuk dalam therapsid.

Therapsids sendiri adalah reptil mirip mamalia yang hidup berdampingan dengan mamalia pertama, yaitu buaya dan dinosaurus. Mereka menjadi spesies dominan selama periode Triassic Tengah dan Akhir.

Sampai saat ini, dicynodonts dianggap berjalan dengan cara melata seperti reptil modern dengan tubuh berukuran seperti tikus hingga lembu. Namun, fosil yang ditemukan di Polandia itu justru menghapuskan asumsi tersebut.

Setelah mengumpulkan lebih dari 1.000 tulang sejak 2005, hasil analisis menunjukkan bahwa Lisowicia berjalan dengan cara yang lurus, mirip dengan mamalia besar lain seperti badak atau kuda nil. Hewan ini juga hidup antara 210 hingga 205 juta tahun lalu. Artinya, 10 juta tahun setelah penemuan dicyodont yang sebelumnya. Lisowicia adalah bukti pertama bahwa dicynodonts raksasa hidup pada saat yang sama dengan dinosaurus herbivora besar seperti sauropoda.

Baca Lainnya : Temuan Mansourasaurus di Mesir Ungkap Dinosaurus Afrika Migrasi ke Eropa

Kadal besar ini juga memiliki ciri-ciri mamalia yang berarti telah berevolusi secara terpisah dari dicyodonts. Para peneliti percata ini mungkin terjadi karena seleksi alam.

"Dicynodonts adalah hewan yang luar biasa sukses pada periode Triassic Tengah dan Akhir. Lisowicia adalah spesies dicynodont termuda dan tetrapod terestrial non-dinosaurian terbesar dari periode Triassic," ungkap Niedzwiedzki dikutip dari Newsweek, belum lama ini.

"Wajar jika ada rasa penasaran bagaimana dicyodont menjadi begitu besar. Lisowicia sangat menarik karena berhasil mematahkan banyak asumsi klasik kita tentang 'reptil mirip mamalia' di periode Triassic," imbuhnya.

Baca Lainnya : Hiu Zaman Dinosaurus 80 Juta Tahun, Nyangkut Di Jala Kapal Portugal

Menanggapi temuan ini, Nick Faser, Kepala Departemen Ilmu Penegtahuan Alam di Museum Nasional Skotlandia menyebut, Lisowicia adalah penemuan luar biasa yang benar-benar tidak terduga.

"Sebelumnya banyak orang mengira bahwa hanya dinosaurus sauropoda yang memiliki ukuran raksasa di daratan hingga kini," kata Faser. "Kita sekarang tahu ada kelompok vertebrata darat terestrial besar yang benar-benar berlainan," sambungnya.

Faser juga menyebut temuan ini kembali mengubah pandangan kita tentang punahnya dicyodont. "Ini menunjukkan bahwa, bertentangan dengan pandangan luas saat ini yang menyebut dicyodont mengalami kepunahan pada akhir periode Triassic. Setidaknya ada satu silsilah dicyodont yang terverifikasi hidup di zaman Triassic paling akhir," tegasnya. [RN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Keren, Ada Kandang Anjing Ramah Lingkungan

Diah Fauziah   Pet & Animal
Bagikan:          
Bagikan: