Hujan Es di Gunung Gede, Ini Penjelasan BMKG

TrubusLife
Diah Fauziah
19 Nov 2018   16:30 WIB

Komentar
Hujan Es di Gunung Gede, Ini Penjelasan BMKG

Ilulstrasi hujan es. (Wikimedia)

Trubus.id -- Sabtu (17/11) sekitar pukul 14.00 WIB, hujan es terjadi di wilayah Gunung Gede, Jawa Barat. Tidak hanya di Gunung Gede, hujan es juga terjadi di kaki Gunung Putri, Cipanas, Jawa Barat, di hari yang sama.

"Iya, kemarin Sabtu siang, hujan es disertai angin kencang di sini," kata Omen, salah satu warga Cipanas, yang dihubungi Trubus.id, Senin (19/11).

Lantas, kenapa bisa terjadi hujan es?

Hujan es merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi. Kejadian hujan lebat atau es disertai kilat, petir dan angin kencang berdurasi singkat, lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba musim.

Baca Lainnya : BMKG: Jangan Kaget, Hujan Es Biasa Terjadi di Musim Pancaroba

"Baik dari kemarau ke musim hujan atau sebaliknya," kata Hary T Djatmiko, Kabag Humas BMKG, saat dihubungi Trubus.id, Senin (19/11).

Gunung Gede. Foto: SummitPost.

Dikatakan Hary, ada beberapa indikasi terjadinya hujan lebat atau es disertai kilat, petir dan angin kencang berdurasi singkat.

"Satu hari sebelumnya, udara pada malam hingga pagi hari terasa panas dan gerah. Udara yang terasa panas dan gerah tersebut diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat. Ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT, lebih dari 4.5 derajat Celsius, disertai kelembapan udara cukup tinggi, berkisar 700 mb atau lebih dari 60 persen," ucapnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: