5 Jenis Ikan yang Namanya Mengadopsi Hewan Lain

TrubusLife
Ayu Setyowati
10 Nov 2018   13:00 WIB

Komentar
5 Jenis Ikan yang Namanya Mengadopsi Hewan Lain

Lionfish (Oceana)

Trubus.id -- Ikan termasuk hewan vertebrata yang memiliki lebih dari 10.000 spesies di seluruh dunia. Persebarannya di perairan sungai, danau, waduk, bahkan laut hingga samudra. Tiap jenis ikan dari berbagai tempat juga memiliki karakteristik sendiri-sendiri, dari yang hidup dalam air tawar hingga air asin. Uniknya, dari puluhan ribu ikan di berbagai penjuru dunia, ada beberapa ikan yang mengadopsi nama dari hewan lain. Berikut ulasannya.  

Lion-fish

ikan

(Foto: Oceana)

Dalam bahasa Indonesia, namanya disebut sebagai ikan-singa. Ada juga yang menyebutnya sebagai ikan lepu ayam. Dihiasi dengan bulu-bulu halus dan dijalin dengan warna merah gelap dan krem, ikan ini biasanya hidup di terumbu karang dan pada kedalaman 50 meter. Bisa dibilang ikan ini hewan nokturnal, karena aktif pada malam hari untuk mencari makan. Lion-fish memiliki pertahanan pada siripnya yang beracun. Namun cukup populer bagi pecinta ikan hias. 

Butterfly-fish

Ikan jenis ini banyak ditemui di perairan Indonesia, yang namanya menggunakan gabungan dari ikan dan kupu-kupu. Spesies ini memiliki warna hitam, putih, merah, dan bahkan kuning bergaris-garis warna putih. Khusus di Indonesia, orang sering menyebutnya dengan nama ikan kepe-kepe. Persebarannya pada tempat yang memiliki terumbu karang yang cukup. Ikan jenis ini memakan lendir yang berasal dari terumbu karang. Selain itu, beberapa ikan ini lebih sering menggerombol. 

Snakehead-fish 

ikan

(Foto: WBAL-TV)

Dikutip dari Kompascom, ikan-kepala-ular ini banyak ditemukan di perairan di Asia dan Afrika. Terkenal sebagai predator yang hidup menyendiri, snakehead-fish ditumbuhi oleh sisik mirip ular dan menggunakan cairan tubuhnya untuk meloloskan diri dari pemangsa. Dengan bentuk wajah seperti ular, sebagian orang tentu takut dengan ikan ini. Snakehead -ish menghirup udara dengan insang serta dengan organ suprabranchial. 

Ia merupakan ikan primitif yang biasa hidup di dasar sungai atau rawa-rawa, danau dan kolam. Di Amerika Serikat, ikan jenis ini sempat diburu di sungai-sungai dan danau untuk dimusnahkan. Sebab, otoritas perikanan setempat menyebut ikan ini sebagai predator yang berubah menjadi hama. Ketika menjadi primadona di negara-negara Asia timur, banyak restoran memesan ikan ini dari Thailand dan kemudian membudiya ikan ini secara massal. 

Wolf-fish

Termasuk jenis ikan purba, Wolf-fish kerap memangsa ikan lain dan termasuk jenis piranha yang dikenal ganas. Tinggal pada laut yang dalam di perairan Atlantik dan Samudra Pasifik, ikan ini mampu menghasilkan zat alami dalam tubuh sehingga bisa menjaga darah tak membeku agar bebas bergerak dalam laut yang dingin. Selain itu, jenis ikan ini memiliki gigi tajam dan runcing sama seperti jenis ikan pemangsa. Namun sayang hingga saat ini populasinya terus menurun.

Frog-fish 

ikan

(Foto: Reef Builders)

Ikan ini bisa ditemukan pada hampir seluruh samudra tropis dan subtropis di seluruh dunia. Berukuran setidaknya 10-20 sentimeter, ikan-kodok in memiliki kemampuan mimikri atau menyerupai spesies lain untuk menghindari bahaya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: