Lebih Cocok di Daerah Dingin, Begini Cara Budi Daya Terung Belanda

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
06 Nov 2018   14:31

Komentar
Lebih Cocok di Daerah Dingin, Begini Cara Budi Daya Terung Belanda

Pohon terung belanda. (Growables)

Trubus.id -- Terung belanda alias tamarillo merupakan jenis tanaman tropis. Meski menyandang nama Belanda, buah bernama latin Solanum betaceum ini berasal dari Amerika Tengah yang meliputi Peru, Bolivia, Ekuador dan Chili.

Dengan segala keunggulan dan manfaat terung belanda, tentu akan mengundang pula peluang yang bisa didapatkan jika seseorang membudidayakan tanaman ini. Ya, tanaman mudah tumbuh ini dapat menjadi sebuah kesempatan emas untuk menambah penghasilan Trubus Mania.

Cara budi daya terung belanda

Terung belanda merupakan jenis yang bisa dikembangbiakkan dengan menggunakan biji, tunas kecambah maupun setek. Umumnya, tanaman ini akan berbuah pada usia dua tahun dan mati di usia a usia lima hingga enam tahun.

Untuk dapat mengembangbiakkan dalam rentang waktu yang lama, pembudi daya biasanya menempelkan tanaman ini pada spesies lain seperti Cyphomandra costaricensis Donn. Smith.

Baca Lainnya : Asal-usul Terong Belanda, Sebenarnya Dari Mana?

Seperti terung lain, tanaman ini dapat berkembang baik pada suhu di atas 10 derajat Celsius. Meski dalam beberapa kasus, buah ini juga bisa ditanam pada suhu minimum -2 derajat Celsius dengan perawatan khusus.

Mengutip laman Flowerian, dalam proses penanamannya, terung belanda sangat membutuhkan tanah yang subur, kering dan berongga. Sehingga, udara dan air dapat terserap dengan baik.

Penggunaan pupuk kompos sangat memengaruhi pertumbuhannya karena lebih banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Tanaman eksotis ini juga membutuhkan sinar matahari langsung untuk pertumbuhannya, namun tetap teduh.

Dalam hal ini, rumah kaca atau green house bisa jadi solusi. Mengingat, tanaman ini tak bisa terpapar angin yang terlalu kencang karena akarnya cukup dangkal. Biji atau benih terung belanda perlu ditanam pada kedalaman 12 cm agar tumbuh dengan baik.

Baca Lainnya : 3 Jenis Terung Menyehatkan yang Ada di Indonesia

Perawatan terung belanda

Menurut berbagai sumber, terung belanda pada dasarnya tidak tahan terhadap air karena buahnya mudah membusuk. Namun, selama proses pertumbuhannya, tanaman ini sangat membutuhkan cukup air agar tidak mati.

Selain itu, penanaman tanaman lain di sekitar pohon buah ini dirasa penting dalam menjaga kelembapan tanah agar tetap stabil. Pemberian pupuk kompos tiga bulan sekali menjadi rekomendasi terbaik agar buah dapat berkembang dengan baik.

Pemangkasan tahunan juga tak boleh terlewat untuk pertumbuhan tunas baru dan agar tanaman selalu terawat serta mampu mempertahankan ukuran, terutama pada kebun berukuran kecil. [DF]


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Penganut Bumi Datar Kembali Tentang Hukum Gravitasi

Binsar Marulitua   Plant & Nature
Bagikan: