Kuat dan Cerdas, Monyet Capuchin Bisa Jadi Asisten Orang dengan Quadriplegia

TrubusLife
Diah Fauziah
05 Nov 2018   15:30 WIB

Komentar
Kuat dan Cerdas, Monyet Capuchin Bisa Jadi Asisten Orang dengan Quadriplegia

Travis Amick dan Siggy, monyet capuchin yang jadi asistennya. (Robin Schwartz for TIME)

Trubus.id -- Tidak mudah berteman dengan monyet capuchin karena perilaku mereka yang sangat aktif dan nakal. Tapi, siapa sangka jika monyet ini bisa menolong orang-orang dengan quadriplegia.

Ya, monyet capuchin bisa menjadi 'asisen' orang-orang yang mengalami kelumpuhan akibat penyakit atau cedera, menghilangkan sebagian atau seluruh penggunaan semua anggota badan dan dada. Quadriplegia dikenal juga sebagai tetraplegia. Sebagai asisten, monyet capuchin bisa melakukan pekerjaan kecil seperti mengambil benda yang diinginkan, membuka botol, dan lain lagi.

Sejak 1979, peneliti dari Tufts University di Massachusetts, Amerika Serikat, melakukan eksperimen dengan melibatkan monyet capuchin untuk membantu orang-orang dengan quadriplegia. Hingga saat ini, ada 120 monyet capuchin yang terlibat di penelitian. Semua monyet capuchin berasal dari fasilitas pembiakan tertutup, tidak ada yang diambil dari alam liar.

Monyet capuchin yang terdidik memiliki keterampilan dan kecerdasan tertentu untuk membantu orang-orang dengan quadriplegia. Foto: Robin Schwartz for TIME.

Sampai sekarang, sudah banyak monyet capuchin yang terlibat dalam program ini. Sebelumnya, monyet capuchin dibiasakan berada di sekitar manusia. Saat mencapai usia yang tepat, biasanya sekitar 10 tahun, monyet-monyet capuchin tersebut dibawa ke Helping Hands, tempat di mana mereka mendapatkan 'pendidikan'.

"Pendidikan mereka semua didasarkan pada penguatan positif. Pelatih akan membunyikan bel dan mengatakan pekerjaan bagus saat monyet melakukan keterampilan yang tepat," kata juru bicara Helping Hands, Angela Lett, dikutip dari Time.

Seperti Kencan Online

Mencocokkan monyet capuchin dengan manusia yang tepat dikatakan Angela seperti kencan online. Kunci utama yang terpenting ialah tingkat cacat manusia.

"Jika kita memiliki istri tunadaksa yang dirawat suaminya, bisa dipastikan monyet capuchin itu harus nurut," kata Angela.

Begitu monyet capuchin diintegrasikan ke dalam rumah manusia, salah satu hal yang membuat mereka bisa diandalkan layaknya asisten karena kekuatan ototnya.

Baca Lainnya : Maju, Sekelompok Monyet di Panama Telah Memasuki Zaman Batu

"Monyet capuchin memiliki kekuatan tertentu. Mereka bisa membuka laci dan pintu, mengubah posisi kaki manusia dari pijakan kaki atau kursi roda. Terlebih lagi, mereka memiliki kecerdasan untuk memanfaatkan sebaik-baiknya kekuatan dan ketangkasan yang dimilikinya," beber Angela.

Ia melanjutkan, "Monyet capuchin tidak hanya bisa membuka tutup botol, tapi juga memasukkan sedotan. Dengan sabar, mereka bisa menunggu manusia yang sedang membaca buku dan kemudian membalik halaman ketika diminta."

Pensiun

Seperti manusia, monyet capuchin akan pensiun jika orang yang dirawatnya telah sembuh atau meninggal dunia.

"Saat pensiun, monyet capuchin akan kembali ke Helping Hands," ucap Angela.

Baca Lainnya : Begini Prosedur Kloning Monyet di China

Walau begitu, ia tidak mengetahui apakah monyet mengalami kesedihan atau rasa kehilangan ketika orang yang dirawatnya meninggal dunia. Jika mereka mengalaminya, pulang ke 'rumah' menjadi jalan keluar yang terbaik.

"Bagaimanapun, mereka sangat hierarkis sebagai individu. Mereka bisa menentukan teman setianya, guru favoritnya, atau tempat yang menjadi rumahnya," kata Angela.

Itulah kenapa, seperti manusia juga, monyet capuchin yang telah bekerja keras mendapat kesempatan untuk pensiun dengan baik. Ya, mereka layak mendapatkan kesempatan untuk pensiun. Bukan begitu, Trubus Mania? [DF]

 

 

   

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: