Awas, Jangan Minum Susu Sapi saat Flu, Ini Faktanya

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
02 Nov 2018   08:00

Komentar
Awas, Jangan Minum Susu Sapi saat Flu, Ini Faktanya

Susu sapi (Reader's Digest)

Trubus.id -- Meski sepele, pilek atau flu memang sangat mengganggu aktivitas. Saat flu, asupan cairan sangat penting untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, sekaligus menurunkan panas jika pilek disertai demam. Namun, ada satu jenis cairan yang sebaiknya tidak dikonsumsi selama pilek, yakni susu. Kenapa, ya? 

Melansir CNN, sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Laryngoscope menemukan bahwa susu, khususnya susu sapi, justru memperparah kondisi flu yang diderita seseorang.

Peneliti melibatkan 26 pria dan 82 wanita di Rumah Sakit Lister, London, Inggris, dengan keluhan pilek. Mereka diminta berpuasa dari produk susu, termasuk keju dan butter selama enam hari. Di hari ketiga, peneliti membagi dua kelompok partisipan. Kelompok pertama diminta meminum susu sapi, sementara lainnya meminum susu kedelai.

Baca Lainnya : 7 Manfaat Sauna, Redakan Flu Hingga Sehatkan Jantung

Hasilnya menunjukkan bahwa produk susu berpengaruh terhadap kondisi flu. Saat mereka berpuasa produk susu, partisipan merasakan lendir yang keluar berkurang secara signifikan.

Lendir yang semakin berkurang dirasakan oleh mereka yang meminum susu kedelai. Sementara mereka yang meminum susu sapi mengalami peningkatan volume lendir.

"Sebaiknya orang yang sedang flu mempertimbangkan untuk mengurangi asupan produk susu untuk mengurangi gejala pilek," ujar ahli Adam Frosh, ahli THT di RS Lister, mengutip Daily Mail.

Namun, kondisi ini hanya bisa terjadi jika protein keluar dari usus halus dan masuk ke aliran darah. Kemungkinan susu memperparah pilek akan semakin kecil ketika usus halus mengalami gangguan seperti peradangan.

Baca Lainnya : Influenza dan Salesma Tak Sama, Kenali Perbedaan dan Pencegahannya

Lendir sendiri diproduksi secara mandiri oleh sel-sel pada hidung, sinus, dan paru-paru. Lendir terdiri dari air, garam, dan protein. Lendir berguna untuk menangkap kotoran dan bakteri.

Lendir memang memiliki enzim antibakteri sehingga mampu melindungi tubuh dari infeksi. Namun, jika jumlah lendir terlalu banyak akibat infeksi atau alergi, ia dapat mengalir ke tenggorokan dan menyebabkan batuk, radang tenggorokan, serta suara serak. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: