Zambia Segera Musnahkan 2.000 Ekor Kuda Nil

TrubusLife
Ayu Setyowati
25 Okt 2018   08:30 WIB

Komentar
Zambia Segera Musnahkan 2.000 Ekor Kuda Nil

Kud nil. (Alpha Destination)

Trubus.id -- Dua tahun lalu, Republik Zambia di Afrika Selatan menghentikan rencananya untuk pembantaian terkontrol hingga 2.000 kuda nil selama lima tahun setelah adanya protes dari aktivis pembela hak binatang.

Namun, beberapa waktu lalu, negara ini menghidupkan kembali rencana tersebut dengan alasan tingkat air di Sungai Luangwa, di mana sebagian besar kuda nil hidup, tidak dapat mendukung populasi satwa liar ini.

Menteri pariwisata Zambia, Charles Banda, mengatakan akan terlalu mahal untuk memindahkan kuda nil ke bagian lain negara itu. Sebaliknya, pemerintah telah memutuskan untuk melanjutkan rencananya memusnahkan populasi kuda nil di Zambia timur.

"The South Luangwa National Park memiliki populasi lebih dari 13.000 kuda nil. Padahal, daerah ini hanya ideal untuk 5.000 kuda nil," kata Charles.

Baca Lainnya : Diserang Kuda Nil di Danau Naivasha, Turis Taiwan Tewas

Pemerintah Zambia yakin bahwa kelebihan populasi ini dapat mengancam ekosistem Zambia. Charles mengungkapkan jika memindahkan kuda nil ke perairan lain akan sangat mahal.

Pemerintah juga menegaskan bahwa mengendalikan jumlah kuda nil di kawasan itu akan menghentikan penyebaran antraks, penyakit bakteri yang biasa ditemukan di Afrika sub-Sahara yang membunuh hewan.

Seperti yang dilaporkan oleh Reuters, selama musim panas 2016, badan amal satwa liar Inggris, Born Free, memimpin kampanye menentang pembantaian kuda nil dan menggambarkannya sebagai perburuan piala.

Baca Lainnya : Mengenaskan, Ratusan Kuda Nil Mati Akibat Wabah Antraks

Setelah pengumuman jika pemerintah memutuskan melanjutkan pemusnahan, Born Free mengatakan di situs webnya bahwa Zambia belum memberikan bukti ilmiah yang kuat bahwa sebenarnya ada masalah kelebihan populasi kuda nil di Sungai Luangwa.

Menurut Born Free, bukti ilmiah menunjukkan bahwa pemusnahan kuda nil sebenarnya merangsang perkembangbiakan, yang pada akhirnya kembali meningkatkan populasi kuda nil. Berpotensi membentuk siklus kematian dan kehancuran.

Berdasarkan data Born Free, Pemerintah Zambia membunuh 2.000 kuda nil pada tahun 2016 lalu. Padahal, populasi kuda nil di Afrika Selatan mencapai 80.000 ekor pada tahun tersebut. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: