Budi Daya 5 Jenis Jamur Tiram yang Menguntungkan

TrubusLife
Karmin Winarta
24 Okt 2018   12:30 WIB

Komentar
Budi Daya 5 Jenis Jamur Tiram yang Menguntungkan

Jamur tiram kuning (Istimewa)

Trubus.id -- Jamur tiram makin menjadi pilihan bisnis para petani. Selain cara budidayanya yang cukup sederhana, jamur tiram makin banyak disukai  konsumen. Jamur tiram yang rasanya cukup enak ini banyak dikonsumsi mulai dari anak-anak sampai orangtua,

Jamur tiram mempunyai kandungan asam lemak tidak jenuh, protein, vitamin B1,B2,c,D2, kalsium, magnesium dan zat besi. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa permintaan jamur tiram semakin tinggi. 

Untuk budidaya jamur tiram cukup sederhana, dengan modal tidak banyak, peluang keuntungannya cukup besar. Budi daya ini bisa dilakukan di lahan sempit dekat rumah.

Namun untuk memulai budi daya jamur tiram perlu juga mempertimbangkan risikonya. Salah satunya adalah memerlukan perawatan khusus dan harus memperhatikan suhu udara karena perlu menjaga kelembapannya. Kedua, perlu mengantisipasi serangan hama dan penyakit yang kadang datang mendadak.

Jamur tiram ternyata ada banyak macamnya. Berikut 5 Jenis jamur tiram yang bisa dibudidayakan, berdasarkan warnanya.

1. Jamur tiram kuning

Sesuai namanya, jamur tiram ini berwarna kuning. Jamur tiram kuning (Pleurotus Citrinipileatus) ini juga biasa disebut sebagai golden oyster atau jamur tiram emas. Penampilannya yang cantik, menyebabkan jamur ini jarang dikonsumsi, tapi lebih diperlakukan sebagai tanaman hias.

Jamur tiram jenis ini ternyata ekstraknya yang bersifat anthiperlipidemia dan antioksidan mengandung lektin yang berkhasiat mencegah tumbuhnya tumor.  Hal ini pernah dilakukan ujicoba terhadap tikus dengan memasukkan lektin. Tikus yang mengidap penyakit sarkoa ini terbukti mampu menghambat perkembangan tumor sampai 80%. Penelitian ini dilakukan di China. 

2. Jamur tiram putih

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) adalah jamur yang paling banyak dibudidayakan petani jamur. Karena itu jamur jenis ini sangat mudah ditemui di pasar maupun di tempat-tempat perbelanjaan. Jamur tiram ini di Jepang dikenal dengan nama shimeji.

Jamur tiram putih dewasa mempu tumbuh sepanjang 2,8 sampai 7,9 cm. Di Indonesia jamur ini paling banyak dibudidayakan. Beberapa petani jamur yang sukses diantaranya adalah Yudi Permana dari Cianjur dan Ingrid Worung dari Manado,

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Sehat dan Lepas Stres dengan Menanam Buah di Pekarangan

Health & Beauty   28 Agu 2020 - 10:08 WIB
Bagikan: