China Setop Impor Limbah, Sampah Plastik di Jepang Menumpuk

TrubusLife
Ayu Setyowati
19 Okt 2018   12:00 WIB

Komentar
China Setop Impor Limbah, Sampah Plastik di Jepang Menumpuk

Sampah plastik di Jepang kian menumpuk. (Mainichi)

Trubus.id -- Jepang tengah menghadapi lautan limbah plastik yang terus berkembang dengan kapasitas terbatas untuk memprosesnya setelah China berhenti menerima impor limbah dari negara lain.

Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mengatakan bahwa seperempat dari pemerintah regional dan kota besar yang disurvei melaporkan adanya akumulasi sampah plastik yang terkadang melampaui standar sanitasi.

Baca Lainnya : Amerika Kelimpungan karena China Tak Lagi Impor Sampah Daur Ulangnya

Biaya pengolahan sampah plastik meningkat, menurut lebih dari 100 pemerintah daerah dan 175 perusahaan pengolahan limbah yang menanggapi survei kementerian tersebut.

Negara-negara berkembang di dunia juga berebut mencari cara untuk memproses sampah plastik setelah China berhenti menerimanya. Diberitakan France24, hampir tiga perempat dari semua sampah plastik yang diproduksi secara global sejak 1992 berakhir di China dan Hong Kong, menurut sebuah penelitian di jurnal Science Advances.

Baca Lainnya : Lawan Perubahan Iklim, China Bikin Revolusi Hijau

Namun sejak Januari, China telah menutup perbatasannya untuk limbah kertas dan plastik dari negara lain. Kebijakan tersebut sejalan dengan peraturan lingkungan baru yang didorong oleh Beijing. Sebelum larangan itu, Jepang rutin mengekspor sekitar 1,5 juta ton sampah plastik per tahun, yang sebagian besar ke China.

Kementerian Jepang mengatakan akan memperluas kapasitas domestik untuk mengolah sampah plastik untuk mencegah pembuangan ilegal. Pemerintah juga bermaksud untuk meningkatkan upaya untuk mendorong kebijakan daur ulang. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Benarkah COVID-19 Lebih Parah pada Pasien Pria?

Health & Beauty   02 April 2020 - 13:01 WIB
Bagikan: