Diserang Kanguru, Keluarga Ini Bertahan dengan Sapu dan Sekop

TrubusLife
Diah Fauziah
17 Okt 2018   21:30 WIB

Komentar
Diserang Kanguru, Keluarga Ini Bertahan dengan Sapu dan Sekop

Ilustrasi. (YouTube)

Trubus.id -- Saat kanguru mencoba menyerang seluruh anggota keluarga di wilayah Darling Downs di Queensland, Australia, mereka bertahan dengan menggunakan sapu dan sekop. Akibatnya, semua anggota keluarga terluka, dengan satu orang di antaranya luka serius.

Ketika diserang kanguru pada Sabtu (13/10) kemarin, Linda Smith langsung terjatuh. Perempuan berusia 64 tahun ini langsung dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi akibat tulang rusuk patah dan cedera internal lainnya.

Kekeringan parah yang melanda sebagian wilayah di Australia telah menyebabkan kanguru kehilangan sumber makanan. Karena itu, seringkali binatang asli Australia ini mencari makanan dari permukiman manusia.

Baca Lainnya : Usai Menabrak Jendela Rumah, Norman Si Kanguru Langsung Pingsan

"Kanguru itu berukuran besar, sekitar 1,8 meter. Dia berbalik menyerang suami saat diberi makan," kata Linda petugas ambulans yang membawanya ke rumah sakit.

Ia melanjutkan," Jim berbaring di tanah dengan kanguru yang menahannya. Saat itu, saya mencoba membantunya dan mengambil sapu untuk mengusirnya. Tapi, dia berhasil menyingkirkan sapi itu dan kemudian menyerang saya."

Anak Linda yang mengetahui hal tersebut langsung ke luar rumah untuk menyelamatkannya.

"Sambi membawa sekop, dia keluar rumah. Dia berhasil memukul kepala kanguru dengan sekop," jelasnya.

Walaupun terlihat imut dan jinak, kanguru merupakan hewan liar yang berbahaya.

Baca Lainnya : Tikus Kanguru Muncul Lagi di California Setelah Sempat Dikira Punah

"Mereka bisa menyerang manusia dan bisa sangat ganas, terutama kanguru jantan. Tapi, penyerangan itu merupakan sesuatu yang tidak biasa. Belum pernah saya temui hal seperti ini dalam 30 tahun bertugas," kata Stephen Jones, pengawas operasi Queensland Ambulance Service.

Menurut Stephen, jika saja Linda tidak membantu suaminya, ada kemungkinan pria tersebut mengalami luka yang lebih serius dan bahkan kematian.

"Saya selalu berhati-hati terhadap kanguru, apalagi yang jantan. Saya tahu, ini waktunya mereka berkembang biak. Itulah kenapa, mereka jadi lebih agresif. Yang pasti, saya tidak ingin kanguru ini dibunuh dan membunuh manusia," tuturnya. [DF]

 

 

 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: