Geiser Ear Spring Meletus, Muntahkan Sampah Puluhan Tahun

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
09 Okt 2018   17:00

Komentar
Geiser Ear Spring Meletus, Muntahkan Sampah Puluhan Tahun

Geiser ear spring. (Inhabitat)

Trubus.id -- Sementara turis berduyun-duyun dari seluruh penjuru dunia untuk menyaksikan geiser di Taman Nasional Yellowstone seperti Old Faithful yang terkenal, Ear Spring, geiser kecil dan relatif tenang ini kurang diminati wisatawan.

Selama 60 tahun, Ear Spring selalu tenang. Hingga pada Sabtu (15/9) lalu, geiser ini meletus, mengeluarkan semburan setinggi 9,1 meter dari dalam tanah. Anehnya, semburan tersebut bukanlah uap dan air panas, melainkan air mancur sampah.

Baca Lainnya : Dalam Seminggu, 400 Gempa Terjadi di Yellowstone

Setelah itu, halaman Facebook resmi Taman Nasional Yellowstone mengeluarkan pernyataan yang berbunyi: "Setelah Ear Spring meletus pada tanggal 15 September, para karyawan menemukan bermacam-macam barang aneh yang berserakan di seluruh lanskap di sekitar lubangnya. Beberapa barang bertanggal kembali ke tahun 1930-an. Beberapa jelas bersejarah, akan diinventarisasi oleh kurator dan mungkin berakhir di arsip Yellowstone."

Benda asing dapat merusak geiser.

“Saat berikutnya Ear Spring meletus, kami berharap hanya mengeluarkan batu alam dan air, bukan lagi sampah manusia," lanjut postingan itu.

 Baca Lainnya : Canggih, Pembersihan Sampah Plastik di Lautan Pasifik Pakai Pelampung

Cerat geiser itu berukuran kecil jika dibandingkan dengan letusan lain yang umum terjadi di daerah tersebut. Yellowstone adalah rumah bagi geiser aktif tertinggi di dunia, Steamboat, yang emisinya dapat mencapai ketinggian 300 kaki.

Air mancur alami menyemburkan uap dan air dalam pola cepat seperti kembang api dan dapat meletus beberapa kali setiap hari, seperti Old Faithful, yang bisa dikagumi setiap 35 hingga 120 menit. Meski letusan geiser tersebut tampak luar biasa, masih kurang menarik dibanding geiser yang memuntahkan polusi puluhan tahun. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: