Jangan Dibenci, Tawon Juga Berperan Penting untuk Lingkungan 

TrubusLife
Ayu Setyowati
23 Sep 2018   11:00 WIB

Komentar
Jangan Dibenci, Tawon Juga Berperan Penting untuk Lingkungan 

Tawon berperan sebagai predator yang mengendalikan hama pada tanaman (Sciencing)

Trubus.id -- Berbeda dengan lebah, saat berjumpa dengan tawon, orang cenderung mengusir atau membunuhnya karena beranggapan bahwa tawon tak memiliki manfaat. Tapi siapa sangka, tawon yang lebih sering mendapat predikat negatif rupanya juga memiliki peran penting, sama seperti lebah. 

Tawon juga terlibat dalam penyerbukan, sebuah peran yang cenderung diabaikan. Meskipun tidak menyerbuki dengan tingkat yang sama dengan lebah, namun tawon dapat bertindak sebagai cadangan yang baik di habitat yang tidak ada lebah. Adam Hart, seorang entomolog dari University of Gloucestershire mengatakan, tawon juga berperan besar dalam ekologi karena mereka adalah predator.

"Mereka pengendali hama alami. Mereka memangsa hama serangga yang makan tanaman," kata Hart dilansir Newsweek, beberapa waktu lalu. Menjadi predator, artinya tawon dapat meningkatkan keanekaragaman hayati.

Persepsi Umum 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Ecological Entomology, mencoba untuk menjawab bagaimana sebenarnya persepsi publik terhadap lebah dan tawon. "Meskipun ada konsensus umum bahwa orang membenci tawon, kami tidak memiliki bukti ilmiah mengenai ini dan alasannya. Jadi kami membuat survey melalui media sosial untuk mencari tahu," kata Seirian Sumner, peneliti dari Centre for Biodiversity and Environment Research University Colloge London (UCL) yang melakukan studi ini. 

Peneliti melakukan survei kepada 748 masyarakat dari 46 negara. Hasil survei jelas, bahwa publik memang membenci tawon. Kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan tawon bersifat negatif dan emosi. Misalnya menjengkelkan, nyeri, atau berbahaya.

Sementara kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan lebah lebih bersifat positif dan fungsional. Misalnya penyerbukan, bunga, atau madu. Lebih jauh lagi, mereka menemukan bahwa orang pada umumnya tidak menyadari benefit dari tawon. 

Jadi bisa dikatakan pemahaman yang kurang mengenai peran tawon menjadi penyebab mereka dibenci, ditambah lagi interaksi dengan mahluk ini cenderung tak menyenangkan, terutama ketika camping. "Manusia membenci tawon selama ribuan tahun, Aristoteles bahkan menggambarkan tawon sebagai hal yang negatif. Tawon juga dipandang sebagai hukuman dari Tuhan," tutur Sumner.

Budaya yang terbentuk selama ini untuk membenci dan takut tawon pada akhirnya memungkinkan dan memengarahi para ilmuwan dalam memilih dan mempelajari tawon. Sebab faktanya makalah yang membahas tawon juga terbatas jika dibandingkan dengan lebah, yang artinya lebih sedikit pihak yang mengomunikasikan peran positif tawon dalam ekosistem. 

Padahal semua serangga, termasuk tawon, berada di bawah ancaman perubahan iklim sehingga perlu dilindungi dan dijaga dari kepunahan. "Langkah pertama untuk menghargai peran tawon adalah menyediakan penelitian yang berhubungan dengan nilai ekonomi dan sosial mereka, ini akan membantu masyarakat memahami pentingnya tawon. Sebab dunia tanpa tawon berarti kita perlu menggunakan lebih banyak bahan kimia untuk mengendalikan populasi hama serangga," tambah Sumner.


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

6 Jenis Anjing Kalem yang Tidak Banyak Menyalak

Pet & Animal   16 Feb 2020 - 23:48 WIB
Bagikan:          

5 Fakta Menakjubkan Tentang Indra Penciuman Anjing

Pet & Animal   16 Feb 2020 - 23:41 WIB
Bagikan:          

Inilah Makanan yang Bantu Menenangkan Sindrom Kaki Gelisah

Health & Beauty   16 Feb 2020 - 23:35 WIB
Bagikan: