Food Coma, Kekenyangan yang Bikin Mager dan Tak Produktif

TrubusLife
Ayu Setyowati
03 Sep 2018   14:30 WIB

Komentar
<i>Food Coma</i>, Kekenyangan yang Bikin <i>Mager</i> dan Tak Produktif

Berbagai faktor jadi penyebab <i>food coma</i>, di antaranya nutrisi tak seimbang dalam makanan. (Quora)

Trubus.id -- Pernah merasa lemas dan ngantuk setelah makan? Wajar kok. Tapi, bisa berbahaya ketika masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Bukannya menambah semangat, makan siang justru mengancam tugas di kantor jadi terbengkalai. Itu namanya food coma.

Dikenal sebagai somnolen postprandial atau kantuk postprandial, food coma digambarkan sebagai perasaan kelelahan ekstrem atau kelesuan. Bisa berlangsung selama beberapa jam. Ada beberapa teori berbeda tentang penyebab food coma dan apa yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut terjadi.

Melansir VeryWellFit, penyebab kelesuan setelah makan tak pernah jadi perdebatan di antara ilmuwan. Tidak ada kebingungan tentang gejala food coma, yakni kemalasan dan beratnya melakukan aktivitas. Biasanya disertai dengan kembung dan perasaan sesak di perut.

Konon, penyebabnya adalah makan dalam porsi besar. Faktanya, food coma tak selalu urusan volume makanan. Berbagai faktor jadi penyebabnya, di antaranya nutrisi tak seimbang dalam makanan.

Baca Lainnya : Tak mau Lemas, Hindari Konsumsi 6 Makanan Ini Saat Sarapan

Para peneliti meneliti korelasi antara aktivitas makan dan rasa kantuk. Makanan dengan nutrisi tak seimbang, kaya lemak dan karbohidrat, berhubungan dengan rasa kantuk. Kecuali, Trubus Mania mengonsumsi nutrisi seimbang atau makanan kaya protein.

Penyebab

Peneliti di Jerman menyebutkan bahwa, indeks glikemik tinggi ditemukan dalam makanan kaya karbohidrat, lemak dan kalori. Mendorong peningkatan hormon insulin, bisa meningkatkan penyerapan dan penggunaan glukosa dari aliran darah setelah aktivitas makan.

Bisa menyebabkan masuknya asam amino tryptophan ke dalam otak. Lalu, tryptophan dikonversi jadi serotonin yang kerap diasosiasikan dengan peningkatan rasa kantuk. Itulah kenapa seseorang cenderung merasa rileks dan malas. Tak aneh jika aktivitas makan kerap menimbulkan rasa lemas dan kantuk hingga mengganggu kegiatan di siang hari.

Penyebab lain ialah perubahan aliran darah ke otak. Beberapa ahli kesehatan mengatakan bahwa, somnolen postprandial disebabkan pergeseran aliran darah dari otak ke organ pencernaan.

Baca Lainnya : Risiko Kanker Dipengaruhi Jam Makan Malam?

Makan bisa mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang mengatur berbagai fungsi dalam tubuh seperti memperlambat denyut jantung serta mengatur tekanan darah dan pencernaan. Sistem saraf parasimpatik dipicu ketika perut mengembang karena makan banyak, di mana aliran darah lebih diarahkan ke organ pencernaan kerja dan sedikit ke otak. Pengalihan aliran darah ini dapat menyebabkan seseorang mengantuk dan lelah.

Mencegah food coma

Beberapa cara bisa dilakukan untuk mengatasi food coma, yakni menghindari minuman jus hingga minum teh hijau. Lakukan cara ini usai makan siang agar Trubus Mania tidak terserang food coma.

1. Jangan lewatkan sarapan

Sarapan bisa membuat seseorang makan siang dalam porsi besar, salah satu penyebab food coma.

2. Hindari minuman jus buah

Mengandung banyak gula, dan rendah serat serta nutrisi, jus bisa membuat seseorang lemas setelah makan.

Baca Lainnya : Ingin Jauhi Stres, Rajin Makan Sayur dan Buah Dong

3. Minum kopi

Kopi mampu meningkatkan sistem saraf simpatik seseorang. Rasa lelah muncul ketika tubuh kurang fokus pada sistem saraf simpatik yang berfungsi memacu kerja organ tubuh.

4. Banyak minum air putih sebelum makan

Air mineral membantu tubuh membersihkan kelebihan glukosa dalam urine. Minum segelas air mineral 20 hingga 30 menit sebelum melahap santapan siang.

5. Konsumsi teh hijau

Komponen teh hijau ialah catechins. Tak sekadar membantu membakar lemak, catechins memengaruhi aktivitas enzim pencernaan yang membantu memecah protein dalam perut. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa teh hijau mampu menekan rasa lapar. Membuat seseorang makan dalam porsi kecil. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jangan Sepele, Begini Caranya Agar Kita Tidak Kekurangan Vitamin C

Health & Beauty   14 Des 2019 - 23:51 WIB
Bagikan:          
Bagikan: