Tips Cegah Stunting pada Anak dengan Asupan Sederhana

TrubusLife
Astri Sofyanti | Followers 0
15 Agu 2018   14:55

Komentar
Tips Cegah Stunting pada Anak dengan Asupan Sederhana

Temu media "menyusui sebagai dasar kehidupan sebagai peringatan Pekan Asi Sedunia" (IstimewaAstri Sofyanti/ Trubus.id)

Trubus.id -- ASI merupakan makanan yang ideal untuk bayi. ASI aman, bersih, ramah lingkungan, dan mengandung antibodi yang membantu melindungi anak dari berbagai serangan penyakit. Anak yang diberi ASI eksklusif dari 0 sampai enam bulan atau hingga dua tahun menunjukkan hasil tes kecerdasan yang lebih baik, cenderung tidak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, serta tidak rentan mengidap penyakit diabetes.

Setiap minggu pertama pada bulan Agustus dijadikan sebagai Pekan ASI Sedunia (PAS). PAS ini dilaksanakan untuk keningkatkan kesadaran semua pihak khususnya orangtua tentang pentingnya pemberian ASI pada bayi.

Berdasarkan data dari pantauan status gizi tahun 2017 Kementerian Kesehatan, bayi yang mendapat ASI eksklusif pada usia 0-6 bulan sebanyak 35,7 persen. Hal ini terjadi karena masih rendahnya masyarakat akan pentingnya pemberian ASI sebagai dasar kehidupan.

Baca Lainnya: Ternyata, Ini Penyebab Stunting

"Memberikan ASI dari awal lahir sampai usia enam bulan ataupun hingga dua tahun mampu mencegah anak stunting," kata Ir. Doddy Izwardy, Direktur Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8).

Rendahnya pemberian ASI merupakan ancaman bagi tumbuh kembang anak yang akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan kualitas sumber daya manusia secara umum. 

Baca Lainnya: Penting, Begini Cara Menghindari Anak dari Stunting

Penurunan gizi anak yang menyebabkan anak bergizi kurang hingga bergizi buruk dan tumbuh pendek (stunting) dapat dicegah sedini mungkin dengan pemberian ASI eksklusif dan MPASI yang benar saat bayi mulai berusia enam bulan.

"Stunting ini akan berdampak pada ekonomi si anak sendiri nantinya. Untuk menghindarinya orangtua harus melakukan pola asuh gizi yang baik agar pemberian makanan sesuai dengan kebutuhan anak," lanjutnya.

Seperti kita ketajui stunting menjadi masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama, umumnya karena asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Anak yang stunting didefinisikan berdasar tinggi badan yang tidak sesuai dengan pertumbuhan anak. 

"Pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan risiko kematian akibat pneumonia dan risiko kematian akibat diare," ungkap Ketua Sentra Laktasi Indonesia. dr. Wiryani Pambudi, SpA IBCLC. [KW]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Nangka, Jadi Superfood yang Bisa Membunuh Sel Kanker

Astri Sofyanti   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan:          

Ternyata, Orang yang Puasa Rentan Sariawan

Astri Sofyanti   Health & Beauty
Bagikan: