Jangan Hanya Percaya Label, Ini Ciri Makanan Organik 

TrubusLife
Ayu Setyowati
09 Agu 2018   12:00 WIB

Komentar
Jangan Hanya Percaya Label, Ini Ciri Makanan Organik 

Harga makanan organik organik lebih mahal karena membutuhkan lebih banyak perawatan khusus dan biaya yang tidak sedikit. (Trubus.id/ Diah Fauziah)

Trubus.id -- Pemakaian zat kimia pada bahan makanan kadang tak terhindarkan lagi. Selain harganya relatif murah, penggunaan zat kimia bisa mempercepat proses pertumbuhan tanaman pangan. Selain itu, zat kimia juga diterapkan sebagai pemanis, penyedap, dan pengawet makanan yang bisa menimbulkan dampak buruk di kemudian hari.

Nah, solusi terbaik ialah mengonsumsi makanan organik. Istilah untuk bahan makanan yang ditanam dan diproses secara alami, tanpa melibatkan bahan kimia seperti pestisida dan pupuk kimia. Untuk bisa dikategorikan organik, dibutuhkan sertifikasi pemerintah yang mengawasi proses penanaman dan pengolahannya.

Baca Lainnya : Makanan Organik Lebih Sehat, Apa Benar?

Banyak orang percaya, mengonsumsi makanan organik akan lebih sehat lantaran tidak mengandung pestisida, memiliki kandungan nutrisi yang banyak, dan rasanya lebih enak dibanding dengan makanan non organik alias konvensional. Nyatanya, harga makanan organik organik lebih mahal karena membutuhkan lebih banyak perawatan khusus dan biaya yang tidak sedikit. Berikut cara mengetahui ciri makanan organik.

Periksa label

Pastikan mengecek daftar komposisi yang tercantum pada kemasan makanan olahan seperti kecap, bumbu, minyak dan lainnya. Minimalnya, makanan organik mengandung 90 persen bahan alami, bebas tambahan senyawa kimia dan radiasi. Pemakaian pestisida masih diizinkan asalkan bukan sintetis.

Baca Lainnya : 5 Sayuran Organik yang Bisa Ditanam Dalam Pot

Cek sertifikasi

Khusus untuk makanan organik, ada sertifikasi dari pemerintah atau lembaga berwenang yang menyatakan jika makanan tersebut benar-benar organik. Di Indonesia, sertifikasi dikeluarkan oleh Bio Cert yang diatur oleh Kementrian Pertanian.

Lihat ciri luarnya

Makanan organik segar (sayuran dan buah-buahan) memiliki tampilan yang tidak mulus dan bersih, terkadang masih ditemukan bekas gigitan ulat. Meski kurang begitu sempurna, buah atau sayur organik biasanya memiliki warna yang lebih cerah dan tajam dibandingkan non organik. Selain itu, buah organik tidak mengilat lantaran tidak menggunakan wax atau dilapisi lilin agar awet selama masa penyimpanan. [DF]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kebiasaan Masyarakat Tiongkok Minum Air Panas, Apa Manfaatnya?

Health & Beauty   16 Des 2019 - 14:55 WIB
Bagikan:          

Berenang Secara Rutin Baik untuk Kesehatan Anjing

Pet & Animal   16 Des 2019 - 11:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: