Penelitian Ungkap, Usia 40-an Sebaiknya Bekerja Maksimal 3 Hari Seminggu

TrubusLife
Karmin Winarta
04 Agu 2018   09:00 WIB

Komentar
Penelitian Ungkap, Usia 40-an Sebaiknya Bekerja Maksimal 3 Hari Seminggu

Kerja, ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id -- Kalau kita mau jujur, libur itu menyenangkan. Namun sistem kerja yang berjalan saat ini yang belum memungkinkan untuk mengambil banyak libur. Masih banyak warga  yang menghabiskan waktunya untuk bekerja, 6 hari seminggu. Beruntung sekali bagi mereka yang hanya bekerja 5 hari dalam seminggu. 

Sebenarnya berapa hari idealnya bekerja dalam seminggu? Sebuah penelitian yang diterbitkan di Melbourne Institute Worker Paper mengungkap fakta yang mencengangkan.

Bagi para pekerja yang berusia 40 tahun ke atas, mereka paling produktif ketika mereka bekerja hanya selama tiga hari dalam seminggu.

Baca Lainnya: Diet Sleeping Beauty, Banyak Tidur demi Kurus?

Fakta ini diperoleh setelah para peneliti melibatkan 3.000 relawan pria dan 3.500 wanita. Selama penelitian, peneliti meminta peserta untuk menyelesaikan tes kognitif dan menganalisis kebiasaan kerja mereka, ingatan, pertimbangan eksekutif, dan penalaran abstrak.

Tes kognitif termasuk meminta sukarelawan membaca teks ke belakang, membaca kata-kata dengan keras, dan mencocokkan angka dan huruf di bawah tekanan waktu. 

HuffPost menulis, kinerja kognitif peserta meningkat seiring para peneliti meningkatkan jam kerja mereka hingga 25 jam. Namun, setelah 25 jam para peneliti menemukan, kinerja mereka mulai menurun baik pada relawan pria maupun wanita.

Yang paling mengejutkan, sukarelawan yang ditugasi bekerja 55 jam seminggu menunjukkan hasil kognitif yang lebih buruk daripada mereka yang pensiun atau tidak bekerja.

Baca Lainnya: Tak Perlu Obat, Usir Gejala PMS dengan Essential Oil

Colin McKenzie, profesor Keio University kepada media mengatakan, "tingkat stimulasi intelektual mungkin tergantung pada jam kerja. Pekerjaan bisa menjadi pedang bermata dua, karena dapat menstimulasi aktivitas otak, tetapi pada saat yang sama jam kerja yang panjang dapat menyebabkan kelelahan dan stres, yang berpotensi merusak fungsi kognitif."

Colin McKenzie mencatat penelitian mereka menunjukkan, perbedaan jam kerja penting untuk mempertahankan fungsi kognitif pada orang dewasa setengah baya dan lanjut usia" dan bekerja paruh waktu dapat "efektif dalam mempertahankan kemampuan kognitif."

Bagaimana Trubus Mania? [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: