Penting, Ini Manfaat Hutan Mangrove bagi Dunia

TrubusLife
Ayu Setyowati
26 Juli 2018   17:00 WIB

Komentar
Penting, Ini Manfaat Hutan Mangrove bagi Dunia

Pohon mangrove. (mangrove.at)

Trubus.id -- Hari ini, 26 Juli, adalah International Mangrove Day alias Hari Mangrove Internasional. Namun tahukah kamu bahwa hutan mangrove adalah ekosistem pesisir paling berharga di dunia? Sementara kerusakan yang terjadi kini sudah masuk pada tingkat yang mengkhawatirkan. Kita telah kehilangan 50 persen dari hutan mangrove dunia hanya dalam setengah abad terakhir. Dan jika kondisi ini terus berlanjut, sisa hutan mangrove bisa hilang dalam 100 tahun ke depan.

Mengutip dari laman Ecoviva, berikut adalah beberapa alasan mengapa kita harus peduli tentang manfaat mangrove dan mulai berinvestasi untuk melindungi mereka.

1. Keanekaragaman hayati

Rumah bagi berbagai spesies yang luar biasa, hutan mangrove adalah hotspot keanekaragaman hayati. Mereka menyediakan habitat bersarang dan berkembang biak untuk ikan dan kerang, burung migran, dan penyu laut. Diperkirakan 80 persen tangkapan ikan global bergantung pada hutan mangrove baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Mata pencaharian

Komunitas pedesaan seperti nelayan dan petani yang bergantung pada lingkungan alami mereka untuk mata pencaharian. Ekosistem mangrove yang sehat berarti perikanan dan tanah yang sehat untuk bertani.

3. Air

Hutan mangrove sangat penting untuk menjaga kualitas air. Dengan jaringan akar padat dan vegetasi sekitarnya, mereka menyaring dan menangkap sedimen, logam berat, dan polutan lainnya. Kemampuan untuk mempertahankan sedimen yang mengalir dari hulu mencegah kontaminasi saluran air hilir dan melindungi habitat sensitif seperti terumbu karang.

4. Pertahanan pesisir

Mangrove adalah garis pertahanan pertama bagi masyarakat pesisir. Mereka menstabilkan garis pantai dengan memperlambat erosi dan menyediakan penghalang alami yang melindungi komunitas pesisir dari meningkatnya gelombang badai, banjir, dan angin topan. Mangrove yang kuat adalah perlindungan alami bagi masyarakat yang rentan baik terhadap kenaikan permukaan laut dan semakin sering dan anomali cuaca yang disebabkan oleh perubahan iklim.

5. Penyimpanan karbon

Mangrove “menyita karbon pada tingkat dua sampai empat kali lebih besar dari hutan tropis dewasa dan menyimpan tiga hingga lima kali lebih banyak karbon per ekivalen dibandingkan hutan tropis” seperti hutan hujan Amazon. Ini berarti melestarikan dan memulihkan mangrove sangat penting untuk memerangi perubahan iklim, pemanasan iklim global yang dipicu oleh emisi karbon yang meningkat, yang sudah memiliki dampak buruk bagi masyarakat di seluruh dunia. Pada saat yang sama, mangrove rentan terhadap perubahan iklim karena kenaikan permukaan laut mendorong ekosistem ke daratan.

6. Kebutuhan dasar

Selain mengonsumsi ikan dan kerang dari hutan mangrove, masyarakat secara historis menggunakan kayu mangrove dan ekstrak lainnya untuk tujuan membangun dan pengobatan. Potensi mereka sebagai sumber bahan biologis baru, seperti senyawa antibakteri dan gen ketahanan hama, masih belum ditemukan. Mangrove mewakili kurang dari 0,4 persen dari hutan dunia, tetapi mereka menghilang tiga hingga lima kali lebih cepat daripada hutan secara keseluruhan.

7. Pariwisata

Mengingat keragaman kehidupan yang menghuni sistem mangrove, dan kedekatannya dengan tempat wisata lainnya seperti terumbu karang dan pantai berpasir, mungkin mengejutkan bahwa hanya beberapa negara yang mulai memanfaatkan potensi wisata hutan mangrove mereka.

Di Indonesia sendiri, saat ini kawasan wisata mangrove sudah mulai menjadi favorit warga lokal, sebut saja Wisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya, BeeJay Bakau Resort di Probolinggo, Ekowisata Mangrove Trenggalek, Ekowisata Mangrove Bagek Kembar di Lombok, Hutan Mangrove Langsa di Aceh, dan lain sebagainya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kiprah 3 Srikandi Berkarya Bagi Negeri di Masa Pandemi

Selebrity   07 Agu 2020 - 14:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: