Vietnam Larang Penggunaan Sepeda Motor  pada 2030

TrubusLife
Binsar Marulitua | Followers 0
25 Juli 2018   14:00

Komentar
Vietnam Larang Penggunaan Sepeda Motor  pada 2030

VietnamLarang Penggunaan Sepeda Motor pada 2030 (Istimewa)

Trubus.id -- Kualitas udara di Hanoi, Vietnam merupakan yang terburuk kedua di Asia Tenggara pada 2016. Revolusi transportasi pun dilakukan kota dengan populasi 7,7 jiwa tersebut, dengan melarang penggunaan sepeda motor pada 2030. 

Dewan Kota Hanoi berharap dapat mendorong transportasi publik termasuk sistem kereta baru. Hanoi juga menanam lebih dari 80% target dari satu juta pohon. Di Hanoi, saat ini terdapat 10 stasiun pemantau dan pemerintah pun ingin menambah 70 stasiun lagi.

“Pemerintah mendorong warga berpindah menggunakan pemanas dengan biofuel yang lebih bersih daripada tungku arang yang dipakai sekarang,” papar pejabat lingkungan Luu THi Thanh Chi.

Hanoi mencatat 10 hari udara bersih pada kuartal II tahun ini. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan pada periode yang sama 2016 dan 2017.

Baca Lainnya: Lan Ha Bay, Surga Terlupakan di Vietnam

Polusi juga memiliki risiko politik bagi pemerintah Vietnam yang harus menghadapi unjuk rasa dari aktivis lingkungan agar menyelamatkan pohon-pohon. Demonstrasi juga terjadi untuk menentang satu perusahaan baja yang dituduh mengakibatkan pencemaran laut.

Namun kekhawatiran kualitas udara ini juga dapat menjadi peluang bisnis yang menarik. Terlebiih, organisasi kesehatan dunia (WHO) pada Mei 2018 mencatat bahwa sebanyak 7 juta orang meninggal dunia per tahun akibat polusi yang mengakibatkan beragam penyakit seperti stroke dan jantung. 

“Saya selalu bercanda dengan teman-teman saya, semakin banyak polusi udara, saya semakin sejahtera,” kata Cao Xuan Trung, seorang pedagang peralatan pembersih udara yang berharap pendapatan bulanannya meningkat dua kali pada 2020. Pendapatan itu pun telah naik 75 kali lipat dibandingkan saat dia mulai pada 2013.

Baca Lainnya: Tempat Wisata Baru di Vietnam, Meja Makan Barack Obama di Restoran

Sementara itu, grup lingkungan Green Innovation and Development Centre (GreenID) dalam laporannya menyatakan, pembangunan memang meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tapi isu terkait pembangunan berkelanjutan dan konsekuensi pada lingkungan juga meningkat. 

"Peningkatan proyek konstruksi, bertambahnya armada mobil dan sepeda motor, serta industri berat di kota tersebut seperti pabrik baja dan pabrik semen hingga pembangkit listrik tenaga batubara," papar Nguy Thi Khanh, kepala GreenID yang menganalisa data WHO tersebut.

Batubara menjadi sumber listrik untuk ekonomi Vietnam yang tumbuh pesat. Penggunaan batubara akan meningkat lebih dari 6% tahun ini. [KW]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Penganut Bumi Datar Kembali Tentang Hukum Gravitasi

Binsar Marulitua   Plant & Nature
Bagikan: