Waspadai Water Weight, Gemuk karena Kelebihan Cairan

TrubusLife
Ayu Setyowati
25 Juli 2018   13:00 WIB

Komentar
Waspadai <i>Water Weight</i>, Gemuk karena Kelebihan Cairan

<i>Water weight</i> adalah kelebihan cairan yang tersangkut pada jaringan, sendi dan rongga antar sel. (Think Healthy Be Healthy)

Trubus.id -- Sudah bukan rahasia lagi kalau konsumsi makanan yang berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Dan sebaliknya, konsumsi cairan tak akan membuat berat badan naik lantaran air tidak mengandung kalori.

Namun dalam beberapa kondisi, air mampu membuat tubuh seolah-olah bertambah massanya. Lelucon tentang minum air saja bisa jadi gendut, tidak sepenuhnya benar karena hanya bersifat sementara. Para ahli menyebutnya sebagai water weight, kondisi tubuh kelebihan cairan.

Seseorang akan mengenali dari kondisi pergelangan kaki, tangan dan bagian tubuh lain yang tampak sedikit bengkak. Walaupun sepertinya mengganggu, hal ini normal terjadi.

"Water weight adalah kelebihan cairan yang tersangkut pada jaringan, sendi dan rongga antar sel," kata Abbey Sharp, ahli gizi dikutip dari Eat This.

Baca Lainnya : Tren Minum Air Garam untuk Kesehatan, Ini Kata Para Ahli

Umumnya, water weight akan membuat tubuh bertambah berat sekitar 2 hingga 4,5 kilogram. Hanya saja, kenaikan berat badan akibat kelebihan cairan berbeda dengan kenaikan berat badan akibat lemak.

Apa penyebab water weight?

1. Konsumsi garam

Water weight timbul bukan tanpa sebab. Mitzi Dulan dari tim ahli gizi untuk Kansas City Royals menuturkan jika kenaikan berat badan karena kelebihan cairan dapat berfluktuasi bersama dengan asupan natrium alias garam.

"Tubuh akan menahan kelebihan cairan untuk melarutkan kadar garam dalam darah yang tinggi. Nah, kadar garam bisa stabil saat orang mengonsumsi makanan asin," kata Mitzi.

2. Karbohidrat

Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti roti dan pasta menyebabkan water weight. Satu gram karbohidrat dapat menyimpan cairan tubuh sebanyak 3 hingga 4 gram.

"Asupan karbohidrat seperti yang dilakukan atlet, mengisi otot dengan glikogen dan penyimpanan gula, memungkinkan menahan banyak air," jelas Mellina Jmapolis, penulis The Doctor on Demand Diet.

Baca Lainnya : Kampanye Air Minum, Peneliti Bikin Aplikasi Android

3. Dehidrasi

Melewatkan air hingga berakibat pada dehidrasi justru bisa menyebabkan water weight.

"Saat tidak minum cukup air, tubuh Anda menahan tiap tetes air untuk mencegah dehidrasi berikutnya," kata Abbey.

Dehidrasi, termasuk akibat alkohol, membuat tubuh mencari lebih banyak air sehingga orang merasa kembung keesokan harinya.

4. Hormon

Perempuan rentan mengalami water weight karena hormon. Menurut Abbey, hormon memengaruhi fungsi ginjal dan seberapa banyak cairan yang ditahan tubuh. Perubahan siklus haid bisa memengaruhi kenaikan berat badan akibat water weight. Hal ini pula yang jadi alasan mengapa perempuan sering merasa kembung saat menstruasi. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: