Dukung Deteksi Dini Alzheimer, Bill Gates Sumbang Rp436 Miliar

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
24 Juli 2018   14:30

Komentar
Dukung Deteksi Dini Alzheimer, Bill Gates Sumbang Rp436 Miliar

Bill Gates. (WSAU)

Trubus.id -- Selasa (17/7) lalu, miliarder Bill Gates dan ketua Estée Lauder Cos, Leonard Lauder mengatakan jika mereka akan memberikan US$30 juta, setara Rp436 miliar selama tiga tahun untuk mendorong pengembangan tes baru mendeteksi dini alzheimer.

Apa yang dilakukan Bill karena pengalaman pribadinya, di mana ada banyak anggota keluarganya yang berjuang dengan alzheimer. Di seluruh dunia, penyakit ini memengaruhi hampir 50 juta orang. Pada tahun 2050 mendatang, pengidap alzheimer diperkirakan meningkat hingga 131 juta, menurut Alzheimer's Disease International.

Nah, uang yang disumbangkan Bill dan Leonard akan diberikan ke Alzheimer’s Drug Discovery Foundation (ADDF) milik Leonard. Mereka akan bergabung dengan filantropis lainnya, termasuk keluarga Dolby serta Charles dan Helen Schwab Foundation.

Baca Lainnya : Alzheimer, Penyakit Akibat Pola Hidup Tidak Sehat?

Pendanaan yang disediakan bisa digunakan oleh ilmuwan dan dokter di seluruh dunia yang bekerja di lingkungan akademis, amal, dan perusahaan bioteknologi. Selain itu, ADDF akan berinvestasi dalam proyek-proyek berisiko berisiko yang kemungkinan berhasilnya kecil, berdasarkan pernyataannya pada Selasa (17/7).

Hingga saat ini, bukan satu dan dua penelitian dilakukan terkait alzheimer, penyakit yang merampas kenangan pasien dan kemampuannya untuk merawat diri mereka sendiri.

Banyak ilmuwan percaya jika kegagalan ujicoba karena penelitian dilakukan pada orang yang otaknya sudah terlalu rusak untuk mendapatkan manfaat. Mereka berpendapat jika obat perlu diuji lebih awal, sebelum menyebabkan penurunan yang nyata.

Baca Lainnya : Pelajari Dua Bahasa, Anda Bebas Alzheimer

Departemen Administrasi Makanan dan Obat di Amerika Serikat mengatakan jika mereka akan mempertimbangkan ujicoba obat alzheimer berdasarkan tanda biologis daripada gejala klinis. Tujuannya untuk mendeteksi dini alzheimer. Saat ini, penindaian otak atau keran tulang belakang menjadi cara utama yang digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis alzheimer.

Saat mengumumkan investasi di blog-nya, Bill melukiskan gambaran masa depan di mana mendiagnosis alzheimer akan sangat mudah.

"Sesederhana ketika Anda melakukan cek kesehatan tahunan. Penelitian menunjukkan jika masa depan tidak terlalu jauh," kata Bill. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Tips Rawat Kecantikan Alami ala Song Hye Kyo

Hernawan Nugroho   Selebrity
Bagikan: