Lacak Migrasi Bangau Putih, Lembaga Lingkungan Ini Bayar Rp38 Juta untuk Tagihan Telpon

TrubusLife
Diah Fauziah
05 Juli 2018   20:30 WIB

Komentar
Lacak Migrasi Bangau Putih, Lembaga Lingkungan Ini Bayar Rp38 Juta untuk Tagihan Telpon

Pemasangan alat pelacak di burung bangau memainkan peran penting untuk penelitian terkait lingkungan dan konservasi tentang migrasi burung tersebut. (Bird & Wildlife Photography by Richard and Eileen Flack)

Trubus.id -- Untuk melacak perilaku migrasi burung bangau, EcoLogic, lembaga lingkungan di Polandia memasang sebuah alat pencari jejak di punggung seekor bangau putih pada tahun 2017 lalu.

Melalui alat pelacak, diketahui burung tersebut telah terbang sejauh 6.000 kilometer. Sebelum kehilangan kontak, EcoLogic berhasil memantau pergerakan burung bangau yang terakhir kalinya di Lembah Nil Biru di timur Sudan.

Baca Lainnya : Gara-gara Burung Killdeer, Festival Musik Kanada Nyaris Batal

Kepada Super Express, EcoLogic mengatakan jika ada seseorang yang telah menemukan alat pelacak tersebut di Sudan dan kemudian mengeluarkan kartu SIM-nya untuk dipasang di ponsel miliknya.

Sudah selesai? Belum. Ternyata, si penemu menggunakan nomor tersebut untuk melakukan panggilan telpon lebih dari 20 jam. Tentu, EcoLogic menerima tagihan telpon yang harus dibayar. Jumlahnya pun tidak sedikit, lebih dari 10.000 zloty atau Rp38 juta.

Baca Lainnya : Spesies Baru Burung di Indonesia Bertambah Lagi, Ini Buktinya

Well, pemasangan alat pelacak di burung bangau memainkan peran penting untuk penelitian terkait lingkungan dan konservasi tentang migrasi burung tersebut. Data yang didapatkan dari pelacak mikro-GPS bisa membantu para ilmuwan mengamati kebiasaan burung tersebut. Bagaimana perilaku sosial dan berbagai jenis ancaman yang dihadapinya.

Sejak lima puluh tahun lalu, spesies burung bangau mendekati status kepunahan di Eropa karena industrialisasi dan pengeringan lahan basah. So, tidak percuma dong kalau EcoLogic harus mengeluarkan uang Rp38 juta untuk membayar tagihan telpon itu. Imbalannya, jejak migrasi bangau putih ke Sudan, yang mungkin bisa menyelematkan spesies ini dari ancaman kepunahan suatu saat nanti. [DF]

 

 

 

 
 
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kebiasaan Masyarakat Tiongkok Minum Air Panas, Apa Manfaatnya?

Health & Beauty   16 Des 2019 - 14:55 WIB
Bagikan:          

Berenang Secara Rutin Baik untuk Kesehatan Anjing

Pet & Animal   16 Des 2019 - 11:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: